Bupati Beri Penghargaan Kepada Bidan Jainem
Senin, 17 Juni 2013
BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas pagi ini memberikan piagam penghargaan kepada seorang bidan, Jainem atas pengabdiannya selama 26 tahun di daerah terpencil, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Penghargaan tersebut diserahkan Bupati Anas dalam upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang dirangkai peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia ke-62, Senin (17/6) di halaman Pemkab Banyuwangi.
Perjalanan Bidan Jainem, cukup panjang dan berliku. Dia, mengaku memulai karirnya sebagai bidan desa sejak tahun 1987, di Dukuh Sarongan, Desa Sarongan. Sebuah desa yang letaknya paling selatan di Kabupaten Banyuwangi. Padahal rumahnya saat itu, di Dusun Sumber Jambe, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo. “Bisa dibayangkan betapa sulit perjalanan saya. Tapi saya ikhlas demi pengabdian ini,” cerita Jainem.
Untuk bisa mencapai tempat kerjanya, yang meliputi tiga tempat, Perkebunan Sumberjambe, Perkebunan Sukamade, Desa Rajegwesi dan Dukuh Kandangan, kenang Jainem, dia harus membeli sepeda onthel dari gaji pertamanya yang hanya Rp 49 ribu. “Waktu itu harga sepeda onthel Rp 50 ribu, jadi saya nambah seribu rupiah,” kata bidan yang kini bertugas di Puskesmas Pembantu Kandangan ini.
Cerita lainnya dari Jainem, dia pernah kesulitan meyakinkan masyarakat akan pentingnya derajat kesehatan, yang meliputi kesehatan keluarga, persalinan dan imunisasi. Sampai-sampai nyawa saya hampir melayang usai memberi imunasi. Karena anak yang diimunisasinya panas, orang tuanya melabraknya.
Kesulitan yang dialami Jainem selama hampir tiga tahun. Namun berkat kegigihan dan kesabarannya dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat di sana yang dibantu tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan para petugas Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) akhirnya Jainem berhasil. Bahkan, saat ini masyarakat telah terbiasa berhubungan langsung dengan bidan kalau mau melahirkan.
Bukan itu saja, berkat kerja keras Jainem, Sarongan yang sejak dulu tidak ada posyandu, sekarang sudah terdapat 21 posyandu yang mencover kesehatan ibu dan anak.
Atas pengabdiannya tersebut, tepat di ulang tahun IBI, Bupati Anas memberikan apresiasi yang tinggi atas prestasi Bidan alumni Stikes Probolinggo ini. “Ibu Jainem ini patut kita teladani. Meski bertugas di daerah terpencil, Ibu Jainem pantang menyerah dan tetap bersemangat agar warga Desa Sarongan tetap sehat,” ujar Bupati.
Selain kepada Jainem, Bupati juga menyerahkan piala Adiwiyata dari Provinsi Jawa Timur kepada tiga sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Antara lain SDN Model, SMPN I Kabat dan SMAN I Banyuwangi. (Humas dan Protokol)