Bupati Berikan Motivasi Siswa Tidak Pernah Menyerah

Selasa, 17 Februari 2015


BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas tak pernah lelah memberikan motivasi dan menginspirasi kepada generasi muda. Salah satunya, mengingatkan generasi muda untuk tidak pernah menyerah dan bersungguh-sungguh dalam belajar serta berhati-hati memilih teman, karena masa depan anak dimulai dari masa mudanya.

Dihadapan ratusan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dari SMA Negeri /swasta se kabupaten Banyuwangi, Bupatin Anas mengajak anak-anak untuk bersiap menghadapi tantangan yang semakin berat di jaman sekarang. “Anak-anak muda sekarang tantangannya lebih keras, karenanya anak-anak harus bisa selektif memilih teman. Apalagi dalam mengakses IT harus bisa memilah, yang positif dan negatif. Walaupun pemerintah telah mem-protect wifi dari situs negatif, tetapi kalau anak-anak masih mempunyai niat ingin mengeksplore yang negatif juga tidak sulit. Yang terpenting saat ini anak-anak harus mempunyai kesungguhan belajar demi masa depannya,” kata Bupati Anas, saat menjadi Keynote Speaker, dalam sarasehan aktualisasi nilai-nilai pancasila melalui revolusi mental, di Aula SMAN 2 Genteng, Senin (17/2).

Bupati Anas juga menginspirasi anak-anak untuk tidak menyerah dengan segala  kekurangannya dengan menceriterakan kisah seorang Mukhroji, anak orang tidak mampu yang sukses berkat ketekunan dan kesungguhannya dalam meraih cita-citanya. “Mukhroji ini anak orang yang tidak mampu, rumahnya ada di pelosok. Selama sekolah bajunya cuci kering pakai. Saat istirahat sekolahpun Mukhroji tak pernah ada dikantin seperti anak-anak yang selalu makan disekolah, karena memang tidak punya uang. Mukhroji banyak menghabiskan waktu di mushola untuk sholat dhuha dan berdo’a. Berkat ketekunannya dia bisa masuk perguruan tinggi STT Telkom di Bandung dan sekarang dia menjadi kepala cabang Telkom di luar Pulau Jawa. Dia bahkan telah menghajikan kedua orang tuanya berkali-kali. Cerita ini bisa menginspirasi anak-anak untuk bersungguh-sungguh belajar, dan kehidupan ini penuh keajaiban,” tutur Bupati Anas.

Tak hanya menginspirasi, Bupati Anas juga mendorong anak-anak untuk berempati kepada teman yang tidak mampu, dengan saling berbagi dengan temannya yang tidak mampu agar bisa melanjutkan sekolah. Seperti dalam gerakan Siswa Asuh Sebaya (SAS) yang telah dilakukan selama ini. “Karena kita tidak tahu, sukses kita nanti bisa jadi berkat do’a-do’a teman yang kita bantu,” kata Bupati Anas.

Di akhir acara Bupati Anas juga memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berdialog. Di sesi ini, salah seorang pelajar dari SMAN I Gambirang, Damai Sulton, mengajukan pertanyaan, bagaimana menselaraskan program pemerintah dengan OSIS di sekolah dalam menangkal perilaku-perilaku negatif anak muda sekarang? “Sebarkan berita-berita positif dalam organisasi, handphone juga bisa jadikan sumber inspirasi,” ujar Bupati Anas. (Humas & Protokol)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :