Bupati Buka Bersama Tokoh Partai, Ormas Perempuan dan Mahasiswa
Rabu, 1 Juli 2015
Bupati Buka Bersama Tokoh Partai, Ormas Perempuan dan Mahasiswa
BANYUWANGI – Setelah buka bersama camat, kepala desa se – Banyuwangi, kemarin giliran Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas kembali mengajak berbuka bersama para ketua partai politik (parpol) tokoh lintas agama, pemuda, organisasi perempuan, budayawan, mahasiswa , pejabat teras pemkab, vertikal dan perbakan di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Selasa(30/6).
Istemewanya buka bersama sore itu lebih penuh warna, karena para ketua partai, diantaranya Ketua DPC Partai Nasdem Kabupaten Banyuwangi, Imam Misbah, Ketua DPC Partai PKS, Mandiri Ratu Warang Agung, Ketua DPC PAN, H Juwaini, tokoh lintas agama, ada Ketua MUI Banyuwangi, M Yamin, Ketua Tempat Peribadatan Tri Dharma (TITD) Indrana Cahyana, Romo, Ketua Al-Irsyad dan tokoh ormas duduk bersama dalam karpet coklat di pendopo utama. Mereka duduk sama rendah, seperti tidak ada yang beda meski mereka membawa berdera partai dan organisasinya masing-masing. Pemandangan yang samapun dideretan perempuan, ada suster, fatayat, muslimat, dharma wanita, PKK se- Banyuwangi, perwosi, pelaku seni dan mahasiswi berbaur jadi satu. Mereka terlihat asyik mengobrol penuh keakrban sambil menunggu datangnya waktu berbuka bersama. “Ini sangat indah, kalau ini bisa rutin tiap tahun pasti sangat menyenangkan,” kata Siti Nazia, fatayat.
Dikatakan Bupati Anas, acara buka bersama ini masih dengan yang sebelumnya, murni buka puasa bersama saja, sekalian silaturahmi untuk menjalin kekompokan. Jika kemarin di lintas birokrasi, kali ini lintas agama, budayawan, organisasi masyarakat, ormas perempuan, instansi vertikal, mahasiswa dan juga perbankan. “Menurut kami buka puasa bersama ini memiliki nilai yang sangat tinggi karena bisa mengumpulkan semua tokoh disini, ada ketua parpol, tokoh agama, budayawan dan para pejabat duduk bersama. Dengan bersama-sama akan menjadi modal sosial penting bangi Banyuwangi untuk bisa maju di masa yang akan datang. Ada banyak harapan yang bisa diselesaikan saat kita kumpul bareng,” kata Bupati Anas.
Dalam kesempatan inipun, Bupati Anas kembali memaparkan sejumlah program pemerintah yang telah dicapai selama kepemimpinananya bersama Wabup Yusuf Widiyatmoko. “Ada banyak tantangan, keterbatasan selama kami mempimpin, karena itu saya kembali meminta maaf kepada ibu-ibu, organisasi perempuan yang belum sempat kami penuhi segala program-program kewannitaannya,” pungkasnya.
Sembari menunggu waktu berbuka tiba, acara ini diisi dengan tausiyah Ramdhan yang disampaikan Ustad Goffar. Ustad asal Rogojampi ini menyampaikan utamanya tiga puluh hari selama Ramadhan. Selanjutkan dilanjutkan dengan berbuka puasa yang didahului doa bersama dipimpin Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Moh Yamin.
Usai menyantap menu pembuka berbuka bersama para undangan melakukan sholat magrib berjamaah di pendopo Shaba Swagata Blambangan dengan khusuk. Usai sholat mereka melanjutkan menyantap hidangan yang telah disediakan. Menariknya lagi, usai makan para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Banyuwangi ini masih tetap tinggal di pendopo. Selain ingin selfie dengan Bupati Anas mereka ingin meramah tamah dan dialog ringan dengan Bupati. Sayangnya, Bupati Anas masih harus melanjutkan safari Ramadhannya untuk sholat taraweh berjamaah di Kampung Mandar, sehingga keinginan para mahasiswa inipun harus tertunda. “Ya sayang deh, padahal kami ingin curhat-curhatan dengan Bupati Anas tentang masa depan kami,”kata Moh Ramdhani, mahasiswa Politeknik Banyuwangi. (Humas Protokol)