Bupati Buka Bersama Ulama Sambil Laporkan Kinerjanya

Sabtu, 5 Juli 2014


BANYUWANGI -Transparansi dan akuntabilitas kinerja Pemkab Banyuwangi dipertanggungjawabkan dalam berbagai metode. Selain melalui saluran resmi ke lembaga legislatif, laporan kinerja juga disampaikan melalui berbagai media. Salah satunya melalui ajang buka bersama ulama, tokoh-tokoh NU, dan ribuan warga di pendapa Sabha Swagata Blambangan kemarin (4/7).

        Bupati Anas mengatakan, pertanggungjawaban publik adalah bagian dari tata kelola kepemerintahan yang baik (good governance) yang berprinsip transparan, bertanggung jawab, dan akuntabel. “Apa-apa yang dikerjakan oleh pemerintah daerah harus transparan, ada pihak yang bertanggung jawab, dan bisa dicek akuntabilitasnya,” ujar Bupati Anas.

Anas memaparkan laporan pertanggungjawaban yang berisi program-program yang telah dilaksanakan dan rencana ke depan. Di antaranya adalah perkembangan perbaikan infrastruktur, penerimaan siswa baru berbasis online, keberhasilan menegerikan Politeknik Banyuwangi menjadi Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi), perekrutan sejumlah tenaga dokter spesialis untuk ditempatkan di rumah sakit daerah, dan revitalisasi pasar tradisional,

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Banyuwangi, itu juga menjelaskan kebijakan Pemkab tidak mengizinkan pendirian tempat karaoke. Sebab, banyak kasus tempat karaoke disalahgunakan menjadi tempat melakukan praktik-praktik prostitusi. “Sejak menjabat, kami tidak mengizinkan pendirian karaoke,” kata Bupati Anas. (Humas Protokol)



Berita Terkait

Bagikan Artikel :