Bupati, Camat, Kepala Desa, se-Kabupaten merangin Belajar ke Banyuwangi
Selasa, 18 Juli 2017
Banyuwangi - Keberhasilan Banyuwangi membangun derahnya, terus menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia, salah satunya adalah Kabupaten Merangin, Provinsi Jatim. Dipimpin Bupati Merangin, Dr. Al Haris, 450 orang jajarannya yang terdiri dari camat, kepala desa, dan Badan Permusyawaratan Desa se-Marangin hadir untuk menimba langsung pengalaman dari Banyuwangi.
Bupati Al Haris mengatakan kedatangannya ke Banyuwangi ini untuk belajar banyak hal. Mulai dari meningkatkan sektor pariwisata, desa, hingga pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (bumdes).
"Kami ingin belajar pengeloaan ekonomi desa di sini, terutama bumdes sebagai penggerak perekonomian desa. Di Maringin belum optimal, makanya kita ke sini karena butuh modal untuk bergerak, ya masukan dari Banyuwangi ini," kata Haris, Selasa (18/7).
Haris menilai pemkab Banyuwangi telah berhasil memaksimalkan potensi desanya. Untuk itu, dia meminta kepada jajarannya segera meninjau desa-desa di Banyuwangi yang telah berhasil memanfaatkan potensinya.
"Ayo tiru bagaimana Banyuwangi bisa mengajak desanya berubah. Yang dipelajari jangan hanya bumdesnya saja, namun bagaimana desa-desa di sini bisa mengembangkan kreativitasnya dengan baik. Sperti Desa Tamansari," ujar Haris. Desa TAmansari, kecamatan Licin Banyuwangi telah berhasil meraih "Desa Wisata Award" dari Kementrian Desa Tertinggal dan Transmigrasi.
Haris menambahkan timnya akan belajar di Banyuwangi selama tiga hari. Haris menyampaikan tidak hanya akan mengadopsi model penguatan ekonomi desa, namun juga tata kelola pemerintahan yang lain. Mulai dari pengembangan pariwisata, hingga belajar penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Karena, menurut dia, Merangin secara geografis ada kesamaan dengan Banyuwangi, seperti pariwisatanya.
"Kami juga ingin bisa mengembangkan ekowisata seperti Banyuwangi. Kami ingin belajar bagaimana Banyuwangi bisa mengemas tepat-tempat wisatanya sehingga bisa dikenal luas. Semoga dengan belajar ke sini kinerja kecamatan dan desa berubah dan terus meningkat," tutur Haris.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan kehadiran para camat, kades, dan BPD se-Maringin ini bisa memotivasi kades yang ada di Banyuwangi. Para kadesini bisa termotivasi untuk berbuat lebih baik lagi. "Kedatangan kabupaten lain ke Banyuwangi ini ini harus bisa menjadi motivasi bagi kita yang ada di Banyuwangi untuk bisa berbuat lebih baik lagi. Bila kita terus meningkatkan kinerja, tidak hanya hanya bermanfaat bagi kita saja, namun daerah lain juga bisa mendapatkan hal baik dari kita," kata Anas.
Anas pun berharap agar Merangin bisa menyerap apa yang ingin dipelajari dari Banyuwangi. "Membawa seluruh kades dan BPD-nya menunjukkan Pak Haris ini memiliki komitmen untuk memajukan daerahnya," pungkas Anas. (*)