Bupati dan Mahasiswa Banyuwangi Cerdas Tanam Pohon Trembesi

Sabtu, 17 Mei 2014


BANYUWANGI – Meski masih berstatus mahasiwa, namun kepedulian terhadap daerah telah ditunjukkan oleh para mahasiswa penerima beasiswa Banyuwangi cerdas. Salah satunya melalui penanaman ratusan pohon trembesi yang dilaksanakan di  Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kedayunan, Kecamatan Kabat, Sabtu (17/5).Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Abdullah Azwar Anas yang juga ikut melakukan penanaman pohon.

Ketua panitia penanaman pohon, Hamim Tohari mengatakan, kegiatan penanaman pohon trembesi ini hasil inisiatif Komunitas Program Banyuwangi Cerdas (KPBC) Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini  dilakukan sebagai salah satu wujud kepedulian dan dukungan terhadap program sedekah oksigen. “ Selain itu ini adalah sebagai wujud rasa terima kasih kami kepada pemerintah kabupaten yang telah memberikan beasiswa hingga kami bisa meneruskan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Meski hanya berupa berupa penanaman pohon, namun kami berharap kegiatan ini membawa manfaat yang besar bagi Banyuwangi,” kata Hamim, yang juga mahasiswa Universitas Jember ini.

Hamim melanjutkan kegiatan tersebut  bisa  terselenggara dengan biaya patungan dari 137 mahasiswa/mahasiswi penerima program beasiswa Banyuwangi cerdas baik yang berkuliah di Universitas Negeri Jember maupun Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Jember. Mereka adalah penerima beasiswa mulai angkatan  2011/2012 sampai dengan 2013/2014. Jumlah pohon yang akan ditanam sebanyak 200 pohon trembesi. “Nanti pohon-pohon ini juga akan di tanam di pinggir-pinggir jalan poros kecamatan Banyuwangi – Kabat –Rogojampi,” ungkap mahasiswa semester 6 ini.

Sementara itu Bupati Anas mengungkapkan sangat bangga atas inisiatif para mahasiswa tersebut. Menurutnya mahasiswa saat ini memiliki peranan yang besar dalam kemajuan daerah. Tidak cukup hanya belajar di kampus dan melakukan aksi demonstrasi untuk mengungkapkan aspirasi, namun mereka bisa mengambil peranan nyata dengan menunjukkan kepedulian pada lingkungan sekitar. “Kita doakan semuanya bisa berprestasi, sehingga setelah lulus nanti bisa kembali ke daerah dan bersama-sama membangun Banyuwangi,” kata Bupati.

Bupati berharap kepedulian para mahasiswa penerima program beasiswa Banyuwangi Cerdas ini dapat diikuti oleh mahasiswa lainnya. Tidak hanya terbatas pada penanaman pohon, namun mahasiswa juga bisa terlibat aktif memajukan daerah melalui program lain salah satunya pemberantasan buta aksara.

 “Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah buta aksara di Kabupaten Banyuwangi  mencapai 47.335 orang. Berkat peran serta berbagai pihak hanya dalam dua bulan jumlah warga yang lulus tutorial dan telah bisa membaca, menulis dan berhitung sejumlah 11.844 orang. Kami berharap mahasiswa ikut berperan pada program ini sehingga lebih banyak dan lebih cepat lagi warga buta aksara yang dientaskan,” ajak Bupati.

Terakhir, Bupati meminta para mahasiswa untuk terus belajar dan pantang menyerah. Apapun kondisi dan latar belakang keluarga, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk sukses asal mau berusaha. “Tantangan ke depan semakin berat. Kita harus mampu menjaga diri dan yakin menatap masa depan. Insyaallah kesuksesan bisa di raih bagi siapapun yang mau berusaha dan berdoa,” pungkas Bupati Anas.  (Humas Protokol)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :