Bupati : Guru Harus Kreatif dan Inovatif

Rabu, 12 Agustus 2015


BANYUWANGI - Di penghujung bulan syawal 1436 Hijriyah Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, berhalal bihalal bersama ribuan pendidik. Di hadapan ribuan guru negeri/swasta tersebut, Anas meminta agar mereka mampu mengajar dengan kreatif serta menciptakan insan didik yang inovatif.

"Dari semua program pembangunan, pendidikan memegang kunci kesuksesan suatu daerah. Dan yang memegang kunci utama pengembangan SDM adalah peran para pendidik. Karena itu, guru-guru saya tuntut untuk kreatif yang nantinya bisa menghasilkan inovasi. Terima kasih guru- guru yang inovatif mudah-mudahan yang belum segera menyusul," kata Anas.

Acara yang dihadiri para guru negeri maupun swasta ini digelar di lapangan tenis indoor GOR Tawang Alun, Rabu (12/8). Guru tersebut berasal dari 11 kecamatan di wilayah utara Banyuwangi. Mulai dari Wongsorejo, Kalipuro, Giri, Glagah, Banyuwangi, Kabat, Rogojampi, Singojuruh, Muncar, Songgon hingga Licin.

Salah satu hal kreatif yang diminta Bupati Anas adalah cara mengampu siswa didiknya. "Dulu munkin prestasi anak Banyuwangi di tingkat regional, sekarang harus bisa menembus minimal nasional. Contohnya Hisbullah Fakhri yang memenangi lomba matematika internasional di Singapura," ujar Anas.

Dikatakan Anas, pendidikan menjadi perhatiannya untuk terus dikembangkan semenjak awal menjabat. Dicontohkannya, APBD Banyuwangi 2015 ini yang jumlahnya Rp 3 triliun, hampir separuhnya yang Rp 1,2 triliun dialokasikan untuk pengembangan pendidikan.

Selain itu, lanjut Anas, untuk program pengembangan pendidikan Sumber Daya Manusia (SDM) pemerintah terus meningkatkan alokasi beasiswa Banyuwangi Cerdas yang saat ini jumlahnya sekitar Rp 7,5 miliar. Bea siswa tersebut tidak hanya untuk siswa berprestasi, tetapi juga bagi siswa penghafal Al-Qur’ an dan Anak Yatim berprestasi.

"Alhamdulillah, selain penguatan di sektor pendidikan dasar, saat ini di Banyuwangi telah berdiri 3 pendidikan tinggi negeri," kata Anas. Pendidikan tersebut adalah Universitas Airlangga di Banyuwangi, Poltek Negeri Banyuwangi, dan  Sekolah Pilot Negeri.

Dalam acara tersebut, juga diserahkan sejumlah penghargaan kepada pendidik dan siswa yang berprestasi. Antara lain Arif Nahda juara 1 renang O2SN, Reni Wiritanaya juara 1 nasional musik tradisi, Dedi Miswari siswa SDLB A yang juara 1 provinsi baca cipta puisi, Setyaningsih juara 1 tk provinsi tata kelola BOS.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sulihtiyono, mengatakan acara ini sebagai bentuk silaturahmi  antara dengan tenaga pendidik. Sekaligus untuk memotivasi para guru untuk lebih bekerja keras memajukan pendidikan di Banyuwangi. Saat ini jumlah total tenaga pendidik sekitar 14 ribu, sedangkan yang statusnya PNS ada sekitar 10 ribu. (Humas Protokol)



Berita Terkait

Bagikan Artikel :