Bupati Launching 'Payung Merah' di Pantai Boom
Minggu, 6 April 2014
BANYUWANGI -Pembenahan untuk menciptakan Pantai Boom, Banyuwangi menjadi pantai yang bersih, nyaman dan indah terus berlanjut. Kali ini Pantai Boom dipercantik dengan pemasangan deretan kursi panjang yang dihiasi payung lebar berwarna merah yang berjajar rapi di sepanjang bibir pantai. Bupati Abdullah Azwar Anas melaunching secara langsung “Payung Merah” tersebut bagi masyarakat umum , di Pantai Boom, Minggu sore ini (6/4).
Bupati Anas mengatakan, tujuan pemasangan payung dan kursi pantai tersebut untuk memberikan fasilitas bagi pengunjung. Biasanya wisatawan yang datang ke pantai Boom hanya bisa duduk di pasir. Dengan adanya kursi dan payung pantai itu pengunjung bisa duduk bersandar dan mendapatkan kenyamanan. “Payung ini memberikan nuansa berbeda di Pantai Boom. Pengunjung bisa lebih menikmati pantai dan lebih santai,” kata Bupati Anas.
Selain itu adanya kursi pantai juga memberi kesempatan kerja baru bagi warga sekitar. Sebab, kursi-kursi itu disewakan kepada para pengunjung. “Akan ada pengusaha-pengusaha baru penyewaan kursi dan payung pantai. Nanti diatur berapa ongkos sewanya dan siapa yang menyewakan. Namun yang mengelola hanya boleh untuk warga sekitar pantai,” ujar Bupati Anas. Dengan begitu, lanjut Bupati kebersihan pantai juga lebih terjamin. Karena setiap orang yang menyewakan kursi pantai akan bertanggung jawab dengan kebersihan lingkungan pantai disekitar kursi tersebut. Selain itu untuk mendorong kebersihan pantai juga akan dipasang tempat-tempat sampah di beberapa titik.
Bupati melanjutkan, pentas budaya juga akan digelar di panggung seni yang akan dibangun di Pantai Boom. Ini sebagai alternatif hiburan bagi masyarakat selain panggung seni budaya yang sudah ada di Taman Blambangan tiap malam minggu. “Kita ingin Pantai Boom menjadi tempat berlibur bagi rakyat yang mudah dijangkau dan memberikan kenyamanan sekaligus juga memberikan alternatif hiburan,” ucapnya.
Bupati juga mengatakan, ke depan Pantai Boom akan dikembangkan sebagai tujuan wisata sport pantai. Saat ini sudah ada jet ski air yang bisa dimanfaatkan oleh para pengunjung. Ke depan juga akan dikembangkan wisata sport paralayang dan paramotor. Sementara itu, General Manager (GM) Pelindo 3, Bangun Swastiko selaku pengelola Pantai Boom mengatakan siap mendukung upaya pembenahan oleh Pemkab Banyuwangi di pantai tersebut. Sebagai langkah awal, Pelindo menyiapkan dana Rp. 400 juta untuk membantu pemkab menata Boom. Pelindo juga siap mengeluarkan dana CSR untuk merapikan pantai favorit masyarakat Kota Banyuwangi itu. “Kami juga mempersilahkan kalau ada ada investor yang mau masuk. Namun harus tetap berkoordinasi dengan pihak pemkab. Sementara itu, untuk mendorong budaya bersih di Pantai Boom yang identik dengan kondisi kotor, Pemkab Banyuwangi telah melaunching gerakan massal Banyuwangi Bersih dan Ramah (2BR). Penataan PKL yang berjualan di pinggir pantai juga telah dilakukan dengan merelokasi warung-warung PKL tersebut ke tempat baru. (Humas & Protokol)