Bupati Resmikan Jembatan Kedung Ringin- Wringin Putih

Selasa, 15 September 2015


BANYUWANGI – Setelah meresmikan Jembatan Wiroguno di Kecamatan Gambiran pada Jumat (3/9) yang lalu. Hari ini, Senin (14/9), Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas giliran meresmikan Jembatan Kedung Ringin – Wringin Putih di Desa Kedung Ringin, Kecamatan Muncar.

Jembatan ini menghubungkan Desa Kedung Ringin dan Desa Wringin Putih, Kecamatan Muncar. Jembatan yang dibangun sejak tahun 2011 ini memiliki panjang bentangan 50,8 meter, lebar 7 meter dan memiliki kekuatan muatan hingga 50 ton.

Dengan fasilitas baru ini, warga desa Wringin Putih bisa lebih mudah dan cepat menuju desa Kedung Wringin. Bahkan jarak yang bisa dipangkas hingga 10 km. Karena, mereka tidak perlu lagi harus memutar jalan  melewati Desa Sumber Beras dan Desa Tembok Rejo. “Saya senang sekali jembatan ini dibangun. Sekarang kalau mau ke desa sebelah bisa gampang, gak perlu muter lagi. Jadi lebih hemat BBM,” ujar Nur Jaini, salah seorang warga yang turut menyaksikan acara peresmian.

Bupati Anas mengatakan, jembatan ini merupakan salah satu jembatan prioritas yang harus dibangun oleh pemda. Karena dulunya hanya berupa  jembatan gantung yang terbuat dari kabel sling. Dengan lebar hanya dua meter, jembatan tersebut hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan becak. Sehingga akses masyarakat sedikit terhambat.

“Dulu saya sering mendapat laporan kalau jembatan ini sering memakan korban karena usianya sudah tua dan hanya terbuat dari sling. Ada anak sekolah pernah jatuh karena jembatannya miring. Jadi pembangunan jembatan ini diprioritaskan, agar konektivitas kedua desa  bisa terhubung dengan cepat, ” kata Bupati Anas.

Saya berharap, lanjut Bupati, dengan peresmian akses baru ini anak-anak sekolah yang dulu harus muter sampai 10 km sekarang bisa lebih dekat. Selain itu, koneksi di bidang pertanian, perdagangan serta pendidikan antar desa juga bisa maksimal.

Sementara itu Kepala Dinas PU, Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang, Mujiono, menambahkan pembangunan jembatan memakan waktu selama dua tahun. Tahun 2011 dengan anggaran Rp 1,4 miliar dan tahun 2012 Rp 5,8 miliar. Total anggaran untuk jembatan yang ini Rp 7, 3 miliar.

“Jembatan ini dibangun dengan struktur bangunan menggunakan girder dengan jaminan dari pabrik selama 4 tahun. Disini, kami juga sengaja membangun tanpa ada tiang penyangga di bawah jembatan karena sungai di bawahnya digunakan untuk lalu lintas perahu masyarakat,” terang Mujiono.

Dalam peresmian jembatan Kedung Ringin-Wringin putih tersebut, juga dilakukan secara simbolis peresmian jembatan yang lain. Yakni Jembatan Sumber Beras – Wringin Putih yang juga terletak di Kecamatan Muncar.

Jembatan ini menghubungkan Desa sumber Beras dan Desa Wringin Putih. Memiliki panjang bentangan 20 meter dan lebar 5 meter jembatan ini dibangun sejak tahun 2010. Total anggarannya Rp. 3.3 miliar. Dengan rincian Rp. 1 miliar di tahun 2010, Rp. 1,1 miliar pada tahun 2011, dan 1,2 miliar pada tahun 2013.  (Humas Protokol)



Berita Terkait

Bagikan Artikel :