Bupati Safari Ramadhan Dengan Para Penambang Belerang

Rabu, 31 Juli 2013


BANYUWANGI – Perhatian Bupati Abdullah Azwar Anas kepada penambang belerang di kawasan Kawah Ijen begitu besar. Bayangkan dalam dua bulan terakhir ini Bupati Anas telah tiga kali mengunjungi mereka. Pertama, Bupati membagikan sembako kepada mereka di Licin. Kedua, mengasuransikan seleruh penambang belerang di Jamsostek  dan yang ketiga, Rabu (31/7) Bupati kembali silaturrahmi dalam Safari Ramadhan bareng mereka, di Paltuding Kawah Ijen. 

Dalam Safari Ramadhan kali ini, Bupati Anas yang didampingi Kepala Cabang Bank Jatim, Riyanto, Asisten Pemerintahan dan seluruh pimpinan satker membagikan paket sembako Hari Raya Idul Fitri kepada 290 penambang belerang.  Seperti dalam pertemuan sebelumnya, Bupati Anas selalu memberi ruang kepada para penambang belerang untuk mengutarakan keluhannya. Melihat perhatian Bupati yang lembut kepada mereka, salah satu perwakilan penambang belerang langsung minta masker dan sepatu. “Ya boleh, untuk masker nanti akan segera kami kirimkan. Untuk sepatu Bank Jatim siap memberikan mudah-mudahan tidak lama lagi,” ujar Bupati. 

Dikatakan Bupati, perhatian yang diberikan pemkab yang melibatkan stakeholder ini untuk memotivasi dan mendorong mereka agar meningkatkan kualitas hidup mereka. Misalnya, untuk asuransi Jamsostek mereka bisa memilih paket hari tua. “Saya juga minta para duta pariwisata kawasan Ijen ini untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan Ijen. Saya khusnudzon aja mudah-mudahan di atas sudah bersih dan tidak ada sampah karena telah dibersihkan bapak-bapak,” kata Bupati.

Selain perhatian kepada penambang belerang, Bupati juga akan membangun kawasan wisata kawah Ijen. Diantaranya menyelesaikan pavingisasi di seluruh area Kawah Ijen termasuk tempat parkir khusus dalam tahun ini. Ke depan akan ada UKM yang menjajakan oleh-oleh khas Banyuwangi, sehingga para wisatawan akan langsung bisa membeli souvenir Banyuwangi.  “Secara bertahap kita akan jadikan kawasan ini menjadi kawasan yang tertata. Dan ini merupakan konsep kami untuk memberdayakan masyarakat di sekitar kawasan pariwisata, karena semua akan dikelola masyarakat mulai dari toilet, parkir hingga guest house,” terang Bupati.(Humas dan Protokol)

 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :