Bupati Temui 300 Penambang Belerang di Licin
Jumat, 7 Juni 2013
BANYUWANGI – Perhatian Bupati Abdullah Azwar Anas terhadap semua lapisan masyarakatnya begitu besar. Seperti yang terjadi Jum’at (7/6/), Bupati Abdullah Azwar Anas menemui 300 orang penambang belerang hanya untuk berdialog dan memberi spirit kepada mereka.
Para penambang belerang yang berkumpul di Kantor Kecamatan Licin, tampak antusias saat bertemu Bupati Anas. Sekitar pukul 09.00 WIB, Bupati Anas tiba di Kantor Kecamatan Licin. Sebagai pembuka dialog dengan penambang belerang ini, Bupati memberikan dogma kepada penambang belerang kalau mereka adalah orang yang punya spirit yang luar biasa. “Dengan mengangkut belerang di pundak dengan beban yang berat dari bawah naik ke atas, itu sudah menunjukkan kekuatan mereka. Saya juga melihat mereka bahagia, itu luar biasa. Dan mereka ini adalah pahlawan Ijen,” puji Bupati Anas yang disambut tepuk tangan.
Bupati juga memberikan wejangan dan cara pandang yang luas kepada para penambang belerang untuk terus semangat melakukan aktivitasnya. Menurut Bupati, bekerja apapun yang penting iklas dan tekun pasti berguna, apalagi dibarengi dengan bermunajat kepada Alloh SWT akan bahagia. “Saya melihat aura para penambang ini semuanya bahagia. Bapak ibu ini sangat penting bagi kami, karena jenengan juga bagian dari masyarakat Banyuwangi,” tutur Bupati.
Namun demikian, kata Bupati, jangan melupakan kesehatan, karena pekerjaan para penambang memiliki resiko yang tinggi. Karenanya, Bupati mengimbau para penambang belerang untuk ikut asuransi Jamsostek. “Nanti saya akan temui Direktur Jamsostek dan perusahaan para penambang untuk asuransikan para penambang ini. Saya mengharap dengan Rp 13 ribu per bulan, sudah bisa mengcover panjenengan kalau kecelakaan,” ungkap Bupati dengan haru.
Selain asuransi, Bupati juga berjanji akan memberikan sarana air bersih di daerah Ijen. Bupati juga akan memberikan kaos I Love Banyuwangi dan rompi khusus untuk para penambang belerang. Sehingga saat beraktivitas mereka bisa seragam. “Ijen merupakan destinasi wisata yang tak pernah sepi dikunjungi wisatawan, anda juga bisa menjadi guide bagi wisatawan dan itu juga rejeki,” kata Bupati.
Sekadar diketahui, sebelum berdialog mereka diberi paket sembako yang berupa beras, gula, minyak goreng, mie instant dan kecap oleh Bupati Anas, didampingi Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wiyono. Bahkan Bupati berjanji ingin bertemu mereka lagi untuk berdialog tentang kehidupan mereka. Dengan tawaran itu, para penambang belerang tampak senang dan gembira. Seperti yang diungkapkan Ansori, (35) mengaku senang telah dialog dengan bupati. “Selama ini belum pernah ada Bupati yang menaruh perhatian kepada kami. Terima kasih pak bupati,” ujar Ansori. (Humas dan Protokol)