Bupati Terima Dua Penghargaan di Bidang Koperasi
Selasa, 23 Juli 2013
BANYUWANGI – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menganugerahkan penghargaan kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Tidak tanggung-tanggung, Bupati Anas mendapatkan dua penghargaan sekaligus. Dua penghargaan itu antara lain Satya Lencana Wirakarya dan penghargaan Bhakti Koperasi dan UKM.
Dijelaskan oleh Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Alief Rachman Kartiono, penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi ke-66 tahun 2013 pada Jumat lalu (12/7). Dalam acara yang diselenggarakan di halaman Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat - Mataram itu, Bupati Anas diwakili oleh Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesra Suhartoyo, sebab bupati masih menjalani umroh di tanah suci Mekah.
Dalam sambutannya, terang Alief, Presiden SBY mengatakan, koperasi di Indonesia, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat beberapa tahun terakhir ini. Menurut kepala negara asal Pacitan ini, ekonomi akan tumbuh secara lebih berkeadilan dan merata melalui koperasi.Kalau koperasi dan UMKM tumbuh baik, maka negara akan mendapatkan penghasilan yang tinggi untuk digunakan dalam pembangunan berbagai sektor.
Penghargaan Satya Lencana Wira Karya tersebut diberikan kepada Bupati Anas, ujar Alief, karena orang nomor satu di Banyuwangi itu dinilai memiliki kepedulian yang tinggi terhadap pembangunan di bidang koperasi dan UMKM di Kabupaten Banyuwangi. Bentuk kepedulian itu ditandai dengan telah dibentuknya Dinas Koperasi dan UMKM sebagai dinas tersendiri (dulu masih digabung dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan – red). Selain itu juga diberikan fasilitas mobil untuk klinik UMKM dan fasilitas-fasilitas lainnya melalui APBD Kabupaten Banyuwangi.
Sedangkan penghargaan Bhakti Koperasi dan UKM diserahkan oleh Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan atas peran bupati dalam mendorong pengembangan koperasi dan UMKM melalui regulasi yang dibuatnya. Antara lain, merubah Perda nomor 45 tahun 2002 tentang Pembentukan Pengesahan Akte Pendirian dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi di Kabupaten Banyuwangi untuk disesuaikan dengan UU nomor 17 tahun 2012. Berikutnya adalah mengusulkan Raperda tentang Pemberdayaan Koperasi dan UMKM Banyuwangi tahun 2013. Dalam usulan Raperda tersebut, tutur Alief, dijelaskan tentang upaya menjadikan koperasi sebagai lembaga yang profesional, mandiri dan berkualitas sehingga mampu bersaing, khususnya di era persaingan global dan bersama para pelaku ekonomi turut andil dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Banyuwangi. “Melalui pengembangan koperasi diharapkan juga bisa mensupport program pengentasan kemiskinan,”kata Alief.
Penghargaan Bhakti Koperasi & UKM ini diberikan kepada 118 kepala daerah provinsi/kabupaten/kota se-Indonesia dan tokoh yang berjasa mengembangkan koperasi, salah satunya Bupati Anas. Penghargaan serupa juga diperoleh oleh Bupati Sragen Agus Fatchurrahman, Bupati Banjar (Kalsel) Pangeran Khairul Saleh, Ketua Dekopinwil Provinsi Banten Ratu Atut Chassanah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Dewa Nyoman Patra. Serta Direktur Utama PT Semen Padang Provinsi Sumatera Barat Munadi Arifin. Sedangkan Satya Lencana Wira Karya, juga dianugerahkan pada Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu'mang , Bupati Sarolangun Provinsi Jambi Cek Endra, Bupati Gunung Kidul Provinsi DIY Badingah, dan Wali Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara Jimmy Feidie Eman. Wali Kota Mataram Provinsi NTB Ahyar Abduh, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim Fattah Jasin, Rektor Universitas Sebelas Maret Ravik Karsidi juga menerima penghargaan serupa.
Selama kepemimpinan Bupati Anas, Kabupaten Banyuwangi telah mendapatkan penghargaan dari Menteri Koperasi dan UKM sebagai kabupaten Penggerak Koperasi tahun 2011. Hingga kini, koperasi dan UMKM di Banyuwangi berkembang dengan baik. Total jumlah koperasi di Banyuwangi sebanyak 866 koperasi. Dan keberadaan koperasi dan UMKM di Banyuwangi tersebut telah meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya.
Peringatan Hari Koperasi ke - 66 yang bertemakan ‘Sejahtera Bersama Koperasi’ tersebut selain dihadiri oleh Presiden SBY dan Menteri Koperasi & UMKM, juga dihadiri Menteri Sekretaris Negara, Menteri Perekonomian, Menteri Kelautan & Perikanan, Menakertrans, Menteri Agama, Ketua DEKOPIN dan undangan penerima penghargaan Satya Lencana Wirakarya dan penghargaan Bhakti Koperasi & UMKM. (Humas & Protokol)