Campursari Tirtoarum Solo “Cak Dikin” Hibur Buka Bersama Ratusan Ibu

Jumat, 19 Juli 2013


 

BANYUWANGI –  Selama Ramadhan 1434 H aktivitas Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, terbilang sangat padat. Bahkan nyaris tidak ada jeda jadwal bersilahturahmi dengan masyarakatnya ini. Setelah berbuka bersama dengan ratusan pejabat forum pimpinan daerah (forpimda), instansi vertikal, DPRD, BUMN, pimpinan perbankan, tokoh agama dan masyarakat serta para pengusaha. Kali ini, Jum’at (19/7) giliran berbuka bersama dengan 800 kaum hawa dari organisasi wanita yang ada di Kabupaten Banyuwangi.

Seperti Dharma Wanita, PKK, Perwosi, Bhayangkari, Persit, IIKA Sundari (ASDP), Persatuan Istri Purnawirawan (Perip), Perwari, PIVERI (Persatuan Isteri Veteran), Ikatan Keluarga Untag (IKA WITAG),  Persatuan Wredatama (PWRI). Himpunan Wanita Karya (HWK), Fatayat  Nahdatul Ulama (NU), Muslimat NU, Aisiyah Muhammadiyah, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan Ikatan Isteri dokter Indonesia (IIDI). Juga organisasi profesi wanita, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi), Ikatan Bidan Indonesia (IBI) serta Himpunan Ahli Rias Penganten Indonesia (Harpi Melati).

Bertempat di Pendopo Shaba Swagata, acara yang juga dengan pemberian santunan kepada 250  yatim piatu ini berlangsung cukup marak tetapi tetap khitmad. Maraknya karena dimeriahkan penampilan Campursari Tirtoarum asal Solo pimpinan Cak Dikin. Ditemani dua biduannya, Mbak Wiwik dan Mbak Monica, grup campursari yang kondang di tanah air ini sengaja didatangkan untuk menemani para ibu-ibu berbuka puasa.

Dengan gaya tampilan yang khas, mereka memberi hiburan segar, mulai dari menyanyi hingga melemparkan guyonan khas Solo-an. Cak Dikin yang satu bulan lalu diundang di “Bukan Empat Mata” ini mengaku senang sekali bisa kembali ke Banyuwangi meski sudah lama tour keliling Indonesia. “Meski sudah kemana-mana saya selalu senang dengan kota Gandrung ini. Karena saya memang dari sini,”kata Cak Dikin bangga.

Sementara itu Bupati Anas, dalam sambutannya sedikit memaparkan sejumlah program pembangunan kerakyatan. Misalnya pelarangan konsumsi buah impor di kalangan pemerintahan agar komoditi lokal seperti jeruk, bisa menjadi tuan rumah di daerah sendirinya. Juga kepada ibu-ibu, Bupati Anas menunjukkan usaha pemerintah yang telah mengasuransikan pekerja sektor informal.

Selain itu, Bupati Anas juga memaparkan inovasi pelayanan publik. Salah satunya pemberian akta kelahiran langsung jadi usai melahirkan di rumah sakit daerah. “Tapi tolong disiapkan nama sebelum melahirkan, biar begitu pulang akta langsung dibawa. Saya minta ibu-ibu organisasi wanita, mensosialisasikan program ini. Karena para ibu ini efektif untuk menyampaikan pesan kepada keluarganya,” pinta mantan anggota DPR RI ini.

Di akhir sambutan, Bupati Anas memamerkan film iklan Discover Banyuwangi. Film yang diproseduri oleh produser Laskar Pelangi ini, mampu mengundang decak kagum ibu-ibu lantaran eksotisme film yang luar biasa ini.

Setelah mendengarkan sambutan Bupati Anas, ratusan ibu-ibu berdo’a bersama yang dipimpin seorang tokoh ulama. Dilanjutkan sholat magrib berjamaah dan dilanjutkan berbuka bersama-sama. (Humas Protokol)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :