Curah Hujan Tinggi, Bupati Azwar Anas Perintahkan Satgas Jalan Berlubang Bekerja Ekstra
Kamis, 30 Juni 2016
BANYUWANGI - Musim mudik tahun ini, diwarnai curah hujan yang tinggi. Mengantisipasi jalan berlubang akibat genangan air hujan, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengintruksikan Satgas Jalan Berlubang lebih intens untuk memeriksa kondisi jalan di Banyuwangi.
Sejak tiga hari lalu, hujan mengguyur wilayah Banyuwangi. Sejumlah jalan pun terlihat tergenang akibat hujan turun hampir seharian. "Saya telah panggil dinas Pekerjaan Umum (PU), agar Satgas Jalan Berlubang bekerja ekstra. Saya minta jalan-jalan yang tergenang segera dicek," kata Anas saat memantau kesiapan posko kesehatan mudik di Ketapang, Banyuwangi, Kamis (30/6).
Anas mengatakan berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan tinggi ini akan berlangsung hingga beberapa hari bahkan sampai lebaran. Sehingga berpotensi untuk membuat jalan menjadi berlubang.
"Dengan diguyur hujan terus-menerus seperti ini, kecenderungan jalan berlubang meningkat 10 persen. Kalau memang berlubang, harus segera ditambal, khususnya di sepanjang jalan utama yang dilalui pemudik" kata Anas.
Karena itu, menurut Anas, Satgas Jalan Berlubang harus lebih ekstra memeriksa jalan agar tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Banyuwangi sendiri telah menerjunkan satgas jalan berlubang (SJB), untuk memburu jalan-jalan yang masih rusak di seluruh Banyuwangi. Satgas ini sifatnya reaksi cepat untuk menangani yang sifatnya darurat. Apabila ada jalan kabupaten yang rusak maupun tergenang, satgas langsung terjun menambal.
Ini untuk memastikan jalan-jalan kabupaten siap untuk dilewati arus kendaraan mudik. Satgas ini bekerja dengan cara menyisir maupun menindak lanjuti aduan dari masyarakat terkait jalan berlubang, dan langsung mengerjakan perbaikan.
Satgas ini terdiri atas 4 tim unit reaksi cepat (URC) yang ada di 4 Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas PU BMKCR, yakni URC Banyuwangi, URC Rogojampi, URC Genteng dan URC Bangorejo.
Dalam kesempatan itu, Anas juga melakukan pengecekan di sejumlah posko kesehatan mudik Lebaran. Pemkab Banyuwangi menyiapkan 18 posko kesehatan, di sepanjang jalan utama yang biasanya dilalui oleh pemudik. Di satu posko kesehatan tersebut, wajib ada satu ambulan.
"Posko kesehatan ini menjadi kepanjangan dari rumah sakit. Posko kesehatan ini terintegrasi dengan puskesmas dan rumah sakit. Karena itu tiap posko harus ada ambulan dan drivernya," kata mantan Anggota DPR RI tersebut.
Selain itu, imbuh Anas, juga harus ada dokter umum dan jaga di tiap posko. Di posko tersebut akan dijaga tiga petugas di tiga shift. "Tiap posko telah disiapkan sarana dan petugasnya. Mulai dari bed, dokter, dan obat-obatan," kata Anas. (humas)