De Javu Benjamin Prades, Ulangi Juara Etape II ITdBI

Kamis, 12 Mei 2016


Etape dua International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2016, Kamis, 12 Mei, menjadi milik Benjamin Prades. Pembalap Spanyol yang membela Team UKYO itu menjadi yang tercepat di rute sepanjang 145,7 km dari RTH Maron, Genteng menuju Taman Blambangan.

Kemenangan ini serasa de javu bagi Prades. Sebab, tahun lalu dia juga memenangi etape dua ITdBI 2015. “Saya tidak tahu apakah ini kebetulan atau tidak. Yang jelas, saya tidak percaya ada kebetulan,” katanya lantas tersenyum.

Pembalap 33 tahun tersebut sangat terbantu dengan karakter rute kali ini. Meski sebagian besar jalur flat, namun dua tanjakan di tengah rute membuat kemampuannya sebagai climber banyak menolong.

Dua tanjakan itu adalah tanjakan kategori empat di Pendarungan dan kategori tiga di Kalibendo. Prades mulai meninggalkan peloton di Kalibendo bersama sembilan pembalap lainnya. “Saat itu saya sebenarnya tidak ingin attack (meninggalkan rombongan, Red.). Saya hanya mengikuti pembalap terkuat saat itu,” katanya.

Sepuluh pembalap tersebut meninggalkan rombongan sejak Kalibendo. Selain Prades, mereka di antaranya juara bertahan ITdBI Peter Pouly, climber Indonesia yang kini membela Terengganu Cycling Team Dadi Suryadi, dan Hari Fitriyanto (Black Inc Cycling Team).

Mereka mampu meninggalkan rombongan hingga berjarak 2 menit karena hampir semuanya berkarakter climber. Namun, di 5 km terakhir, mereka mau tidak mau harus sprint. Sebab, jalanan menurun dan mendatar hingga garis finis.

Di sinilah keunggulan Prades. Para rivalnya adalah climber murni. Mereka tidak memiliki sprint power saat harus melintasi rute datar. Prades pun meninggalkan lawan-lawannya untuk mengklaim kemenangannya di etape kedua ITdBI 2016.

“Rute ini benar-benar sesuai karakter saya. Sedikit tanjakan dan sedikit sprint. Saat jalan datar mereka tidak bisa sprint. Tapi, saya punya kekuatan untuk sprint,” katanya.

Kemenangan tersebut membawa Prades untuk sementara memimpin klasemen umum (general classification). Di etape ketiga, Jumat, 13 Mei, dia akan mengenakan yellow jersey.

 

Hari Fitriyanto Rebut Jersey Merah Putih

Keputusan Hari Fitriyanto (Black Inc Cycling Team) untuk ikut meninggalkan rombongan di Kalibendo berbuah manis. Dia ikut dalam grup pertama yang melintasi finis.

Itu membuat catatan waktunya langsung mengungguli Dadi Suryadi (Terengganu Cycling Team) dalam klasemen umum pembalap Indonesia. Dadi berada di peringkat kedua sedangkan Aiman Cahyadi (Pegasus Continental Cycling Team) berada di peringkat ketiga.

Selain itu, nama Hari juga langsung terpampang di klasemen umum (general classification). Dia berada di peringkat keenam dengan selisih hanya 10 detik dari penguasa sementara, Benjamin Prades.

“Potensi untuk keluar sebagai juara kategori pembalap Indonesia (jersey Merah Putih) memang besar. Tapi saya tetap ingin mematok target tinggi, menjuarai ITdBI. Kalaupun tidak bisa, semoga bisa menjadi juara kategori pembalap Indonesia,” kata Hari yang kebetulan sedang berulang tahun itu.

 

Jason Christie: Balapan di Banyuwangi Selalu Spesial

Kegembiraan juga ditunjukkan pembalap Kenyan Riders Downunder Jason Christie. Christie melakoni dua kali breakaway di ITdBI 2016. Di etape pertama, dia berhasil disusul peloton di kilometer terakhir.

Di etape kedua, Kamis 12 Mei, dia akhirnya mampu mengumpulkan poin maksimal di dua tanjakan. Hasilnya, untuk sementara dia menjadi King of Mountain (polkadot jersey) dengan koleksi 14 angka.

Christie mengakui baru kali ini mampu kembali menarik perhatian publik ITdBI setelah sempat juara etape satu ITdBI 2013. “Selama dua tahun setelah itu saya tetap ikut tapi tak banyak yang bisa saya lakukan,” katanya.

Tahun ini segalanya berubah. Christie menjadi juara nasional Selandia Baru pada Januari lalu dan kini dia meraih polkadot jersey. Christie mengaku sangat gembira bisa kembali ke Banyuwangi. “Sangat menyenangkan melihat keramaian warga di sini. Banyuwangi selalu spesial bagi karir balap sepeda saya. Saya tidak akan pernah lupa,” katanya.

Hasil lengkap etape II ITdBI pada hari ini, berikut best indonesian rider (red & white jersey) Hari Fitrianto (Black Inc Cycling Team), best climber (polkadot jersey) Jason Christie, dan green jersey diraih Jimin Jung (Geumsan Insan Cello). (humas)



Berita Terkait

Bagikan Artikel :