Deputi Kependudukan Ikuti Puncak Hari Keluarga Ke XIX di Banyuwangi
Senin, 16 Juli 2012

BANYUWANGI – Ribuan kader Keluarga Berencana (KB) se Kabupaten Banyuwangi , Senin (16/7) berkumpul di

Tempat Pelelangan Ikan(TPI) Muncar guna merayakan Hari Keluarga Ke XIX Tahun 2012 yang digelar Kantor Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB, Kabupaten Banyuwangi. Meskipun diikuti para ibu-ibu, acara yang digelar di TPI berlangsung marak dan meriah, bahkan dihadiri Deputi Bidang Kepedulian Kependudukan, Dr Wendy Hartanto MA, Wabup Yusuf Widiatmoko dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK

Kabupaten Banyuwangi, Ny Dani Azwar Anas dan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB, Provinsi Jawa Timur, Dr Sukesi.
Dihadapan Deputi, Ny Dani Azwar Anas selaku Ketua TP PKK Kabupaten Banyuwangi menjelaskan, selama pelayanan KB secara serentak, yang terhitung tanggal 1 Juli hingga 10 Juli 2012 ini, tercatat dari 1434 calon peserta IUD, tercapai 468 peserta atau 32, 64 persen IUD. Sementara, dari calon peserta implant sebanyak 1771 peserta, tercapai 1360 peserta atau 76,79 persen. “Saat ini dalam puncak Hari Keluarga ini, kami gelar pelayanan KB pesisir sebanyak 100 akseptor IUD dan pelayanan MOP (Metode Operasi Pria/Vasektomi) ada 22 akseptor,” tutur Ny Dani Azwar Anas.
Di puncak Hari Keluarga ini, lanjut Ny Dani, digelar bhakti sosial, santunan kepada yatim piatu dan pembagian sembako kepada lansia. Selain itu ada pula

pameran produk lokal, seperti kerajinan dan makanan ringan khas Banyuwangi. “Juga ada gebyar kader dengan melakukan temu kader kelompok KB, PKK dan PIK Remaja Se Kabupaten Banyuwangi,” urai Ny Dhani Azwar Anas.

Selain santunan, panitia juga memberikan penghargaan kepada para peserta KB Lestari, yakni Sunarsih dari Kecamatan Cluring, serta memberikan penghargaan kepada tiga kecamatan yang sukses sebagai peserta akseptor. Masing-masing, Kecamatan Muncar sebagai kecamatan yang paling banyak peserta KB Implant-nya. Kecamatan Genteng, sebagai kecamatan terbanyak peserta KB semua metode, dan Kecamatan Tegalsari sebagai kecamatan terbanyak peserta MKE-nya.
Sementara itu, Deputi Bidang Kepedulian dan Kependudukan, Dr Wendy H MA, dalam sambutannya, salah satunya menyatakan keluarga merupakan modal dasar yang handal untuk menciptakan generasi yang bagus. “Karena didalam keluarga ditanamkan pendidikan moral sejak dini,” tuturnya. (Humas dan Protokol)