Di Hari Keempat, Banyuwangi Agro Expo 2016 Kian Ramai Pengunjung

Selasa, 12 April 2016


BANYUWANGI –  Di hari keempat ini, Banyuwangi Agro Expo 2016 tak pernah sepi pengunjung. Festival yang menyuguhkan beragam produk pertanian asli Banyuwangi ini selalu dipenuhi warga yang ingin berbelanja atau sekedar melihat produk hortikultura maupun pertanian.  

Teguh Wibowo (34) salah satunya, pengusaha asli Banyuwangi ini selalu hadir setiap ada gelaran agro expo sejak 4 tahun yang lalu. Dia tertarik untuk meng-update perkembangan produk hortikultura asli Banyuwangi. “Banyak relasi saya dari luar daerah yang selalu mencari buah naga dan manggis lokal Banyuwangi. Menurut mereka, buah lokal kita sangat segar dan manis. Makanya saya penasaran ingin selalu tahu perkembangan kualitas produk hortikultura Banyuwangi,” kata Teguh.

Selain Teguh, ada juga Tiar Rahmadita (33) yang jauh-jauh datang Jajag karena ingin berburu tanaman yang masih jarang dijumpai di Banyuwangi. “Setiap tahun saya selalu datang ke Agro expo, karena di even ini saya bisa temui banyak kios yang menjual tanaman unik yang masih jarang ditemui di Banyuwangi. Tadi saya membeli anggur pohon dan apel india (putsa). Saya akan tanam di pekarangan untuk melengkapi koleksi saya,” ujarnya.

Dalam festival ini disuguhkan kekayaan potensi pertanian dan perkebunan Banyuwangi.  Bermacam produk unggulan  hortikultura komoditas buah-buahan ditampilkan dalam 47 stand. Diantaranya, durian, buah naga, pisang, jeruk, jambu biji, semangka, melon, rambutan,  dan belimbing.

Selain komoditas unggulan buah, tanaman pangan seperti beras organik, agensi hayati, serta jagung, kedelai dan  ubi kayu  juga akan mengisi festival ini. Termasuk berbagai jenis tanaman hias, tanaman biofarma dan sayuran dalam polybag seperti cabai merah, cabai kecil, tomat, terung, seledri, kobis, caisim dan brokoli.

Beragam buah-buahan lokal ditampilkan dalam expo tersebut. Mulai dari durian, manggis, jeruk, hingga buah naga. Namun yang paling banyak diburu orang diantaranya buah naga, manggis dan jeruk.

Menurut Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan Ikhrori Hudanto pada tahun 2014 buah Jeruk masih merupakan produksi hortikultura terbesar di Banyuwangi dengan produksinya mencapai 333.767 ton. Berturut-turut Semangka 63.342 ton, manggis 49.632 ton, dan buah naga 28.820 ton.

"Khusus buah naga, produksinya terus meningkat tajam bahkan sudah merambah manca negara. Bila pada 2013 hanya produksi sekitar 16 ribu ton, maka tahun 2014 melonjak jadi 28,8 ribu ton. Naik sampai 75 persen. Buah naga Banyuwangi memang banyak diminati," ujar Ikhrori. (Humas)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :