Digelar Tiga Hari, Banyuwangi Job Fair Sediakan Ribuan Lowongan Kerja
Kamis, 15 September 2016
BANYUWANGI – Banyuwangi Job Market Fair 2016 dibuka oleh Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko, Kamis (15/9), di GOR Tawangalun Banyuwangi. Bursa kerja ini menyediakan setidaknya 5000 lowongan kerja yang diikuti 54 perusahaan.
Wabup Yusuf mengatakan bursa kerja ini rutin digelar pemkab Banyuwangi untuk membantu calon tenaga kerja mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensinya. Ajang ini, akan mempertemukan secara langsung antara perusahaan dengan calon tenaga kerja yang dibutuhkan.
“Calon tenaga kerja bisa langsung memilih pekerjaan yang cocok dengan keahliannya. Begitu pun perusahaan, bisa langsung menggelar wawancara dengan pelamarnya. Jadi bisa lebih klop,” ujar Wabup.
Untuk itu, Wabup menghimbau, agar Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Banyuwangi terus membangun sinergi dengan seluruh stakeholder untuk memperluas kesempatan kerja dan penyaluran tenaga kerja, tidak hanya di dalam negeri bahkan juga untuk pasar luar negeri.
“Setiap job fair yang kita gelar, harus dipersiapkan secara matang. Sehingga, kita bisa mengakomodir berapa pun perusahaan yang ingin bergabung. Ini kesempatan kita menggandeng mereka untuk menyediakan banyak lowongan kerja bagi masyarakat. Sebaliknya, masyarakat juga harus bisa menangkap peluang dan memanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,” ujar Wabup.
Sementara itu, bursa kerja ini mendapat animo yang luas dari masyarakat. Bukan hanya dari Banyuwangi, namun bursa ini juga diminati pencari kerja dari luar Banyuwangi. Mereka mengaku ingin mendapatkan peluang kerja yang lebih baik lewat job fair ini.
Herdy Perdana, salah satunya. Pria yang baru lulus dari dari Fakultas Kesehatan Masyarakat UNAIR Surabaya ini langsung pulang ke Banyuwangi begitu mendapatkan informasi tentang bursa kerja di Bumi Blambangan ini. “Sebenarnya saya sudah dapat panggilan kerja di Surabaya. Tapi saya pulang dan ikut job fair di sini. Kepinginnya cari kerjaan di Banyuwangi saja, biar dekat keluarga,” ujar pria 22 tahun ini. Herdy mengaku tertarik dengan lowongan dari PT. Semen Bosowa Tbk.
Selain Herdy, juga ada Alfiyanti, yang tampak sibuk berkeliling dari satu stand ke stand yang lain. “Senang sekali Banyuwangi menggelar bursa kerja. Jadi saya tidak perlu jauh-jauh mencari pekerjaan. Mudah-mudahan ada yang cocok dan bisa diterima,” kata gadis berusia 22 tahun luluisan SMK PGRI Banyuwangi ini.
Calon tenaga kerja yang datang hari ini, rata-rata mereka membawa persyaratan lengkap bagi seorang pelamar. Seperti membawa daftar riwayat hidup (curriculum vitae), ijazah terakhir, pas foto, fotokopi KTP serta Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Bursa kerja ini akan berlangsung selama tiga hari (15-17/9), dibuka dari pukul 08.00 WIB- 16.00 WIB. Sejak dibuka pertama kali, pengunjung langsung memadati tiap-tiap stand untuk berburu pekerjaan sesuai minat dan bakat mereka.
Job fair kali ini diikuti oleh 54 perusahaan. Tidak hanya perusahaan asal Banyuwangi, tapi juga dari Jakarta, Jember, Surabaya, dan Nusa Tenggara Barat. Perusahaannya pun beragam, di antaranya perbankan, rumah sakit, perhotelan, instansi, retail, otomotif, pertambangan dan leasing. Mulai dari PT. Semen Bosowa, Tbk., RS Al Huda Genteng Banyuwangi, dan PT Bumi Suksesindo (BSI).
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Banyuwangi, Syaiful Alam Sudrajat, menambahkan tingkat pengangguran terbuka Banyuwangi saat ini sebesar 2,5 persen dari penduduk usia produktif. Angka ini lebih rendah dari Provinsi Jawa Timur yang sebesar 4,16 persen. “Angka nasional malah lebih besar dari Jawa Timur,” kata Alam.
Meskipun lebih rendah dari provinsi dan nasional, Alam menjelaskan, Pemkab Banyuwangi terus berkomitmen untuk menurunkan tingkat pengangguran di Banyuwangi. “Ke depan, job fair tidak hanya kami gelar setahun sekali, tapi kami juga ingin menggelar job fair mini per tribulan. Ini untuk menjembatani perusahaan yang belum bisa bergabung dalam job fair tahunan,” terang Alam. (Humas)