Diklatpim IV, Libatkan ESQ untuk Menggugah Motivasi Peserta
Senin, 7 Oktober 2013
LICIN – Ada yang berbeda dari penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV angkatan 501 kali ini, Senin (7/10). Motivator dari Emotional Spiritual Quotient (ESQ) Leadership Centre sengaja dihadirkan untuk menggugah motivasi para pejabat eselon IV – di samping pembicara lain dari Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bangda), BAPPENAS dan para widya iswara dari Badan Diklat Provinsi Jawa Timur. Ardiyan Hamzah, trainer berlisensi Ary Ginanjar Agustian mengemas materi ‘Transformasi Percepatan Budaya Organisasi’ dalam kemasan yang menarik dan tidak membosankan, disertai sentuhan spiritual.
Kegiatan Diklatpim IV yang dilangsungkan di Balai Diklat PNS, Kecamatan Licin ini, sebelumnya dibuka oleh Sekretaris Kabupaten Slamet Kariyono. Dalam sambutannya, Sekkab Slamet mengatakan, Diklatpim IV merupakan persyaratan yang harus diikuti setiap pejabat eselon IV sebelum naik menjadi eselon III. “Tujuannya, harus ada peningkatan dari sisi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan peningkatan produk yang dihasilkan. Dan kita bisa melihat peningkatan tersebut melalui tercapainya indikator-indikator pada masing-masing SKPD setiap tahunnya,”terang Sekkab.
Dengan mengikuti Diklatpim ini, Sekkab berharap, selain ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan, aparatur pemerintahan juga mampu berperan sebagai pembaharu yang mampu menciptakan profesionalitas kerja, sekaligus memantapkan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat. “Mulai tahun ini,wajib hukumnya one stop service terkait pelayanan pada masyarakat harus sudah berjalan,”tegasnya.
Pembukaan kegiatan ini juga dirangkai dengan Diklat Penyusunan Dokumen Perencanaan Angkatan I tahun 2013, yang diselenggarakan di tempat yang sama. Jika Diklatpim IV diikuti 40 peserta yang akan stand by selama 40 hari, dan ditutup dengan Praktek Kerja Lapangan (PKL), berbeda dengan Diklat Penyusunan Dokumen Perencanaan. Diklat Penyusunan Dokumen Perencanaan diikuti 50 peserta dan hanya berlangsung singkat selama satu minggu saja (5 – 12/10). “Meski singkat, Diklat Penyusunan Dokumen Perencanaan ini sangat penting. Sebab kualitas APBD kita ditentukan oleh bagaimana kemampuan pejabat di bidang ini dalam menentukan perencanaan di tiap-tiap SKPD. Prioritas –prioritas daerah menjadi pijakan utama agar kualitas APBD kita semakin baik. Dengan perencanaan yang matang, kinerja pengelolaan keuangan kita yang membuahkan predikat ‘Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)’ akan bisa kita pertahankan,”urai Sekkab panjang lebar.
Selain Sekkab, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Bidang Diklat Teknis Badan Kepegawaian dan Diklat Provinsi Jatim, Drs Slamet Supriyono, Msi, dan para kepala SKPD. (Humas & Protokol)