Dongkrak Kemajuan Wisata, Pemkab Akan Bentuk Badan Promosi Wisata
Rabu, 26 Februari 2014
BANYUWANGI - Untuk mewujudkan Banyuwangi sebagai daerah jujugan pariwisata di ujung timur Pulau Jawa, Pemkab Banyuwangi terus melakukan berbagai terobosan. Salah satunya, rencana membentuk Badan Promosi Pariwisata Banyuwangi (BPPB), dengan tugas pokoknya membantu pemkab dalam mempromosikan dan memperkenalkan Banyuwangi sebagai daerah tujuan wisata nasional maupun internasional.
Menurut Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Mohammad Yanuarto Bramuda, BPPB ini merupakan mitra kerja pemerintah yang akan selalu berkoordinasi bagaimana mempromosikan pariwisata Banyuwangi ke luar. BPPB nanti, kata Bramuda, akan beranggotakan para pelaku wisata. Diantaranya, asosiasi kepariwisataan, profesi kepariwisataan, asosiasi transportasi dan pakar akademisi kepariwisataan.
Anggota BPPB nanti, lanjut Bramuda, diharapkan memahami sepenuhnya azas dan fungsi kepariwisataan Indonesia yang termaktub dalam undang-undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan. Yang terpenting memiliki komitmen memajukan pariwisata Banyuwangi dan memiliki jaringan dengan komunitas kepariwisataan nasional dan internasional. “Saat ini pembentukan BPPB masih dalam tahap menuangkan ke dalam konsep peraturan bupati (Perbub). Di dalam perbub ini nanti akan dirinci secara detail tugas dan fungsi badan promosi wisata, termasuk susunan organisasi, lingkup kerja serta pemilihan anggota badan promosi wisata,” terang Bramuda.
Sekedar diketahui, untuk saat ini minat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), yang ke Banyuwangi mengalami peningkatan hingga 250 persen. Tahun lalu jumlah wisman yang berkunjung ke Banyuwangi mencapai 800 orang. Hingga saat ini, sudah ada sekira 1.400-an orang yang berkunjung ke Banyuwangi. Mereka berasal dari Belanda, Prancis, Jerman, dan Australia. “Kenaikan yang cukup drastis ini dipicu oleh pengembangan beberapa obyek wisata Banyuwangi yang mulai dikenal orang seperti triangle diamond dan obyek wisata lain yang telah dilengkapi aksesibilitas menuju tempat wisata. Apalagi jika nanti badan promosi pariwisata sudah terbentuk. Mudah-mudahan dengan dukungan badan promosi nanti, tingkat kunjungan ke Banyuwangi tambah naik lagi,” harap Bramuda. (Humas & Protokol)