Festival Anak Yatim 2016 Akan Digelar Sabtu Besok

Jumat, 18 November 2016


BANYUWANGI – Tidak hanya menggelar sederet even seni dan budaya, Banyuwangi Festival juga menjadi ajang untuk menebar empati pada sesama, salah satunya melalui even Festival Anak Yatim. Festival ini, akan berlangsung Sabtu besok (19/11), di halaman Pendopo Kabupaten Banyuwangi, Sabha Swagata. 

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan Festival anak yatim merupakan even yang mengangkat semangat sosial  kemanusiaan serta kepedulian terhadap sesama. Sebanyak 1000 anak yatim akan diajak bersuka cita, menikmati berbagai keceriaan khas anak-anak yang sebagian besar diantara mereka mungkin jarang merasakannya.

“Lewat festival ini, kami ingin berbagi kasih dan keceriaan kepada anak-anak yatim. Meskipun apa yang kami lakukan ini hanyalah sederhana, namun kami berharap bisa membahagiakan mereka,” kata Anas.

Festival Anak Yatim, lanjut Anas juga digelar untuk memberikan motivasi kepada para anak yatim untuk terus bersemangat dalam menggapai masa depan di tengah keterbatasan yang ada. Melalui festival ini diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan diri mereka untuk menggapai cita-cita.

“Kami ingin anak-anak yatim memiliki masa depan yang cerah, lewat ajang FAY kami ingin mereka mengetahui kalau masa depannya juga dijamin lewat pendidikan oleh pemerintah daerah,” cetus Anas.

Sebagai informasi, sejak tahun 2012 lalu Pemkab Banyuwangi telah memberikan beasiswa bagi anak yatim berprestasi. Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa berprestasi dari kalangan keluarga kurang mampu, untuk bisa bersekolah hingga perguruan tinggi.

Sementara itu, ditambahkan Ketua Panitia FAY, Haikal Kafili, even ini akan diikuti seribu anak yatim dari 24 kecamatan se Banyuwangi. Mereka akan berkumpul bersama di Pendopo Sabha Swagata untuk bermain dan bersenang-senang. “Anak-anak yang hadir ini tidak berasal dari yayasan, tetapi anak yatim yang dihimpun oleh masing-masing kecamatan,” kata Haikal.

Di Festival ini para anak yatim akan diajak bermain aneka permainan tradisional dan modern yang telah disiapkan. Seperti, Bola dum, istana balon, monopoli, scooter matic, sampai nonton film bersama.  “Anak anak bebas memilih aneka permainan yang mereka sukai,” kata Haikal.

Selain diajak bermain, anak-anak yatim juga diajak untuk menikmati beragam kuliner yang telah disediakan. Mulai es krim, bakso, batagor, mie ayam, pangsit, gado-gado, soto, es degan, es dawet dan es buah serta jajanan khas tradisional. “Semua anak yatim juga akan mendapatkan santunan sebesar Rp. 300 per anak dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi,” imbuhnya.

Sebelum puncak gelaran FAY, anak-anak yatim ini juga telah mengikuti serangkaian kegiatan. Seperti  wisata edukasi ke pemkab Banyuwangi, Bandara Blimbingsari, Sekolah Pilot dan mengunjungi perusahaan pembuatan kapal laut. Selain itu, mereka juga telah beradu kemampuan dalam bidang tartil Al-Quran tingkat SD/MI, Lomba Cipta dan baca puisi Using untuk siswa SMP sederajat, serta kegiatan Gali Potensi dan Prestasi Anak Yatim tingkat SMA. (Humas)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :