Garuda Resmikan Branch Office Banyuwangi
Kamis, 26 Maret 2015
BANYUWANGI - Setelah menerbangi Banyuwangi sejak 1 Mei 2014, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akhirnya memiliki kantor resmi penjualan di kabupaten berjuluk Sunrise of Java ini.
Selain untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat, pembukaan kantor penjualan Garuda Indonesia di Bumi Blambangan itu dilakukan dalam rangka pengembangan bisnis maskapai pelat merah tersebut. “Sejalan dengan perkembangan dan pertumbuhan pengguna jasa penerbangan garuda yang positif di Banyuwangi, yang ditunjukkan dengan terus meningkatnya jumlah penumpang dengan okupansi pesawat mencapai 75 persen, maka pada hari ini kami meresmikan Branch Office Banyuwangi,” kata Direktur Niaga, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Handayani, saat peresmian branch office Banyuwangi, Kamis (26/3).
Kantor Garuda Indonesia Branch Office Banyuwangi, kata Handayani, memiliki layanan yang cukup lengkap. Di antaranya, layanan reservasi dan ticketing dan Garuda Miles, City Chek-in dan pusat layanan informasi yang akan memberikan kemudahan bagi para pelangggan dalam pengurusan semua persiapan sebelum melakukan penerbangan. “Kami berharap kantor baru ini dapat memberikan kemudahan-kemudahan bagi customers dan mitra usaha kami serta meningkatkan pelayanan Garuda,” kata Handayani.
Saat ini Garuda Indonesia melayani rute penerbangan dari dan menuju Banyuwangi sekali dalam sehari, yakni rute Denpasar - Banyuwangi pergi pulang (PP) dan rute Banyuwangi - Surabaya PP. Penumpang rute tersebut dilayani menggunakan pesawat jenis ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang. “Seiring dengan pengembangan network penerbangan kami, para pengguna jasa kini dapat terhubung ke berbagai destinasi wilayah dari Sabang sampai Merauke. Seperti Meulaboh, Lhokseumawe, Bima, Lombok, Labuan Bajo, Ende, Tambolaka, Sumbawa Besar, Kolaka, Bau-bau, Gunungsitoli serta destinasi di kawasan Kalimantan dan Kepulauan Maluku menggunakan ATR 72 – 600,” kata Handayani.
Penerbangan dari Surabaya yang dilanjutkan ke Denpasar (PP), kata Handayani, bisa meningkatkan konektivitas Banyuwangi dengan kota-kota dan destinasi lain di tanah air, sehingga hal ini dapat lebih meningkatkan perkembangan dan pertumbuhan Banyuwangi sebagai pusat ekonomi baru.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menambahkan, dengan bermarkasnya Garuda di Banyuwangi akan terus mendorong percepatan dan kemajuan daerah. Kolaborasi dan sinergi yang telah kita lakukan ini merupakan kunci salah satu keberhasilan daerah. “Dengan rencana perpanjangan runway Bandara Blimbingsari dari 1.800 meter menjadi 2.250 meter, saya yakin Garuda akan selalu menjadi pilihan terbaik kami. Apalagi Garuda merupakan salah satu maskapai terbaik di dunia,” kata Bupati.
Perkembangan jumlah penumpang pesawat di Bandara Blimbingsari Banyuwangi cukup menjanjikan. Jumlah penumpang tahun 2011 sebesar 7.826 orang, lalu beranjak naik menjadi 24.128 orang pada 2012. Jumlah penumpang makin meroket pada 2013 sebesar 44.052 orang. Selama 2014, jumlah penumpang mencapai sekitar 87.742 orang. (Humas Protokol)