Gerimis Kecil-kecil Iringi Keberangkatan 888 Calon Jamaah Haji Banyuwangi

Jumat, 12 Agustus 2016


Gerimis Kecil-kecil Iringi Keberangkatan 888 Calon Jamaah Haji Banyuwangi

BANYUWANGI – Gerimis kecil-kecil menambah suasana haru saat pemberangkatan 888 jamaah calon haji (JCH) Banyuwangi, Kamis malam (11/8). Calon tamu Allah itu diberangkatkan di depan kantor Pemkab banyuwangi pukul 21.00 WIB dengan menggunakan 20 bus. Mereka berangkat menuju asrama haji Sukolilo untuk selanjutnya diterbangkan menuju Madinah Al Mukaromah.

Rombongan calon haji itu dilepas Asisten Adminitrasi Umum, Pembangunan dan Kesra, Wiyono serta para kerabat calon haji. Yang membuat haru, ketika bus berangkat dari garis start,para pengantar melambaikan tangan ke arah jamaah yang berada di dalam bus.

Tak tahan menyambut lambaian tangan para jamaah, para pengantar terlihat pada meneteskan air mata. “Setiap saya menyaksikan keberangkatan tamu Allah hati saya terasa teriris. Haru, sedih dan takjub. Doa kami semoga mereka selamat dan pulang menjadi haji yang mabrur,” kata Wardah, salah seorang pengantar.  

Sementara itu, Wiyono, mewakili Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, mengucapkan selama jalan kepada tamu-tamu Allah. “Cuaca di sana sekarang cukup panas hampir 50 derajat. Jaga kesehatan. Saya yakin para jamaah sudah membawa bekal yang cukup. Doa kami semoga bisa melaksanakan ibadah dengan khusyuk titidak ada rintangan dan kembali ke tanah air dengan selamat,” kata Wiyono.

Plt Kepala Kementrian Agama Kabupaten Banyuwangi, Zaenal Abidin, menambahkan JCH Banyuwangi tahun 2016 ini jumlahnya 974 JCH. Tergabung dalam tiga kloter,9, 10 dan 11. Kloter 9 dan 10, masing-masing terdiri 444 JCH. Mereka diberangkatkan dengan 20 armada bus, 2 unit patwal dan 2 unit ambulance.

Dari 888 JCH yang berangkat, kata Zaenal, 1 JCH termuda dan tertua. JCH termuda, Boy Iswara (19), dan JCH tertua Amilok Suriko (80). Selain mereka ada dua JCH yang gagal berangkat, dengan alasan ditunda tahun depan.   

 “Yang berangkat malam ini, kloter 9 dan 10, yang berjumlah 888 JCH. Untuk kloter 11, 86 JCH, akan berangkat besok malam dari Kantor Kementrian Agama Kabupaten Banyuwangi dengan dua armada bus. Para JCH ini, akan dipandu oleh 14 orang petugas, yang terdiri antara lain  Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan petugas medis,” kata Zaenal.

Untuk kloter 9 dan 10 ini, kata Zaenal, dijadwal tiba di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya, Jum’at pagi (12/8). Mereka akan diterbangkan dari Bandara Juanda, menuju Bandara menuju Madinah menggunakan Saudi Arabia Airlines (SAA) pada Sabtu (20/8). Masing-masing kloter selisih dua jam.

Sedangkan kloter 11, yang jumlahnya 86 JCH akan diberangkata besok malam (Jum’at, 12/8) dari depan kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dengan menggunakan dua armada bus, satu unit patwal dan satu unit ambulance. Mereka pun akan digabungkan dengan rombongan JCH dari Situbondo dan Bondowoso.  

“Para JCH asal Banyuwangi masuk ke gelombang pertama. Sehingga jadwalnya mereka awal tiba, di Madinah. Setiba di madinah mereka akan melaksanakan arbain selama 8 hari dan selanjutnya mereka akan menuju Mekkah. Mereka juga dijadwalkan kembali ke tanah air 22 September 2016, dari Jeddah menuju Surabaya,” kata Zaenal. (Humas)  

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :