Gus Ipul Buka Muswil Nasyiatul Aisiyah ke 11 di Banyuwangi
Minggu, 11 Desember 2016
Banyuwangi – Nasyiatul Aissyiyah (NA) Jawa Timur melaksanakan musyawarah kerja wilayah (muswil) ke 11 di Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur (wagub) Jawa Timur Saifullah Yusuf, di aula Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Bangsring, Minggu (11/12).
Nasyiatul Aisiyah merupakan organisasi otonom perempuan muda Muhammdiyah. Muswil ke 11 NA Jatim ini merupakan agenda 4 tahunan untuk memilih kepengurusan periode berikutnya (2016-2010). Mengangkat tema Gerakan Perempuan Muda Berkemajuan Untuk Kemandirian Bangsa, Muswil ini juga digelar untuk membahas program-program NA kedepan.
Dalam sambutannya Wagub Yusuf mengatakan Muhammdiyah sebagai sebuah organisasi masyarakat yang besar di Indonesia memiliki kontribusi yang nyata bagi kemajuan bangsa. Sebagai bagian dari Muhammadiyah, Nasyiatul Aisiyah juga dinilai memiliki kekuatan yang besar untuk berkontribusi bagi bangsa lewat pemberdayaan kaum perempuan.
“ Nasyiatul Aisiyah ini adalah suatu kekuatan besar dengan kader perempuan yang tersebar diseluruh pelosok daerah. NA bisa berperan cukup besar untuk mendorong perempuan untuk maju di berbagai bidang ” kata Gus Ipul sapaan akrabnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, kata Wagub kuncinya adalah ilmu. Seluruh kader NA diminta untuk mencintai ilmu. Sebab dengan memiliki ilmu maka kualitas SDM NA pun akan meningkat hingga bisa menjadi manusia yang unggul danmemiliki daya saing.
“Dengan ilmu kader NA tidak hanya akan mampu membentuk keluarga yang kuat dan kokoh, membangun karakter umat dari keluaraga, tapi dengan ilmu para kader NA juga bisa berkontribusi menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat sebagai pengusaha, maupu berkontribusi untuk bangsa dengan terjun ke politik dan bidang lainnya,” ujar Wagub.
Selain ilmu Wagub juga meminta para kader NA untuk memiliki disiplin dan ketrampilan. “Tidak ada bangsa yang maju tanpa kedisiplinan. Kalau perempuan terampil keluaraga juga akan sejahtera,” tuturnya.
Pembukaan Muswil NA ke 11 tersebut juga dihadiri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah Dyah Pusparini, Ketua Muhammadiyah Jawa Timur Saad Ibrahim dan Mantan Bupati Lamongan, Masfuk.
Ketua Umum PP NA Dyah Pusparini mengatakan sebagai sebuah gerakan perempuan muda NA konsisten untuk ikut berkontribusi mewujudkan kemandirian bangsa. Hal ini dimulai dari diri sendiri dan keluarga para kader NA.
“Untuk mencapai kemandirian bangsa NA melakukan kerja riil lewat program-program yang mampu menggerakkan. Kader NA harus mampu menjadi contoh yang menjadi teladan bagi lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan Muswil Nayiatul Aisiyah ke 11 di Banyuwangi. Hal ini merupakan sebuah kehormatan bagi kabupaten di ujung timur pulau jawa ini.
“Selamat bermusyawarah kepada Nasyiatul Aisiyah Jawa timur. Semoga dapat menghasilkan keputusan yang terbaik bagi organisasi,” ujarnya.
Sebelumnya, di pagi hari Gus Ipul juga berkesempatan membuka Festival Rowo Bayu dengan melepas ratusan peserta napak tilas perang Puputan Bayu di Desa Bayu, Kecamatan Songgon. Napak tilas ini digelar untuk memperingati hari jadi Banyuwangi dengan berjalan menyusuri rute yang dilalui oleh pejuang Blambangan dalam Perang Puputan Bayu.(Humas)