Gus Ipul Tutup Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan LKNU Banyuwangi

Jumat, 13 Maret 2015


BANYUWANGI – Bakti Sosial Kesehatan yang digelar oleh LKNU memasuki tahap akhir. Digelar di Ponpes Miftahul Ulum Bengkak, Jumat (13/3), kegiatan bakti sosial lembaga Dakawah NU Banyuwangi ditutup oleh Wakil Gubernur Syaifullah Yusuf. Acara ini juga semakin meriah dengan kehadiran aktor nasional Okan Cornelius.

Kegiatan baksos kesehatan NU ini merupakan putaran terakhir sejak digelar pada 15 Februari lalu. Sebelumnya baksos LKNU telah diadakan  di RTH Glenmore, Pesantren Darussalam Blokagung, Tegalsari, Pesantren Minhajut Thulab, Muncar, Pasar Songogon. Kegiatannya terdiri atas pengobatan gratis, penyuluhan reproduksi, konseling pola hidup sehat, penyuluhan HIV, donor darah, khitanan massal, santunan anak yatim dan pembagian sembako gratis.

Wagub Syaifullah Yusuf memberikan apresiasi atas terselenggaranya bakti sosial kesehatan yang diselenggarakan Lembaga Kesehatan Nahdatul Ulama Banyuwangi. Apalagi ini pertama kalinya bagi lembaga akwah Nahdatul Ulama menyelenggarakan bakti sosial kesehatan massal. Wagub pun mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata partisipasi Nahdatul Ulama terhadap pembangunan daerah. “ Ini adalah bentuk nyata dukungan NU kepada pemerintah dalam membangun daerah khususnya di bidang kesehatan,” kata Wagub yang biasa disapa Gus Ipul ini.

Gus Ipul juga mengatakan kegiatan LKNU ini melengkapi berbagai usaha pemerintah di bidang kesehatan.  Jika selama ini pemerintah bergerak secara kuratif dengan memberikan jaminan kesehatan untuk pengobatan ketika seseorang telah sakit, bakti sosial NU ini juga bergerak secara preventif dan promotif. “Justru ini yang penting, kita mengedukasi warga agar tidak sakit melalui tindakan pencegahan. Karena walaupun pemerintah menyediakan BPJS tidak akan cukup kalau masyarakatnya tidak sadar untuk menjaga kesehatan,” ujar Gus Ipul.

Kegiatan bakti sosial NU Banyuwangi ini, kata Gus Ipul bisa menjadi inspirasi bagi LKNU didaerah lain. Ia pun mengatakan akan membawa isu program ini ke muktamar NU yang akan digelar di Jombang pada bulan Agustus mendatang. “Nanti kita lihat, kalau bisa nanti jadi salah satu rekomendasi yang dikeluarkan pada muktamar,” cetus Gus Ipul.

Sementara itu,  Ketua panitia baksos, Dokter H. Mufti Anam, Dipl. Cibtac mengatakan,  LKNU merupakan  lembaga kesehatan Nahdatul ulama yang bertugas melaksanakan kebijakan NU dalam hal optimalisasi bidang kesehatan masyarakat. Di dalamnya ada pemberdayaan, dan monitoring serta evaluasi pusat-pusat pelayanan kesehatan NU. “Kegiatan ini kami selenggarakan untuk lebih memasyarakatkan LKNU,” kata Mufti Anam.

Namun, Anam melanjutkan baksos ini tidak sekedar untuk mempromosikan LKNU tapi lebih didasari kegiatan kemanusiaan yang dilandasi motivasi untuk saling berbagi, memberi dan peduli kepada lingkungan sekitar. Anam pun mengatakan kalau kegiatan ini akan dijadwalkan rutin per tiga bulan.

“Beberapa kegiatan sudah kami jadwalkan untuk baksos 3 bulan mendatang. Salah satunya pelaksanaan operasi katarak untuk 500 warga Banyuwangi dengan bekerjasama dengan NGO nasional. Kami juga sedang menjajaki kerjasama untuk pengadaan mobil kesehatan keliling untuk melayani warga di psar-pasar,” urai Anam.

Bupati Abdullah Azwar Anas juga memberikan apresiasi pada baksos LKNU ini. Bupati mengatakan pemerintah daerah tidak akan mampu untuk mengerjakan kegiatan baksos seperti ini sendiri. Partisipasi LKNU ini sangat membantu Pemda dalam mewujudkan masyarakat yang sehat. “Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut di masa yang akan datang,” harap Bupati. (Humas Protokol)

 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :