Hingga Awal Juni, ULP Selesaikan 100 Paket Pengadaan
Rabu, 12 Juni 2013
BANYUWANGI – Untuk memaksimalkan penyerapan anggaran, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus menggenjot pelaksanaan kegiatan APBD. Salah satunya dengan memaksimalkan pelaksanaan pengadaan kegiatan melalui Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa (ULP). Sampai awal bulan Juni 2013 ini proses pengadaan tersebut telah terlaksana 56 persen dari seluruh paket pengadaan kegiatan APBD.
Diterangkan Kepala ULP Riza Al Fahroby, pada tahun 2013 ini, total jumlah pengadaan kegiatan APBD melalui ULP terdiri atas 177 paket pengadaan. Sedangkan jumlah paket atau kegiatan yang telah selesai melalui proses lelang hingga pengumuman pemenang pelaksana kegiatan sebanyak 100 paket dengan nilai kontrak mencapai Rp 88 miliar lebih. “Rinciannya yang telah selesai terdiri atas pengadaan pekerjaan konstruksi sebanyak 66 paket, pengadaan barang dan jasa sebanyak 17 paket, dan pengadaan jasa konsultasi 17 paket,” kata Riza.
Lebih lanjut Riza menjelaskan, untuk pengadaan pekerjaan konstruksi yang telah selesai proses melalui ULP adalah pembangunan maupun rehabilitasi jalan yang dilaksanakan oleh Dinas PU Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang. Yakni antara lain pembangunan jalan Tegalsari-Bangorejo, pembangunan Jalan KH. Wahid Hasyim, Genteng, pemeliharaan jalan Tegaldlimo-Dambuntung-Kalipait, dan pemeliharaan jalan Sambirejo-Kebondalem.
“Selain itu juga ada lanjutan pemeliharaan jalan Pasar Bangorejo-Muncar dan Jalan Pasar Songgon menuju Rowo Bayu,” terang Riza. Selain jalan, Riza menambahkan pengadaan konstruksi yang telah rampung dan masuk tahap pengerjaan di lapangan adalah pembangunan ruang poliklinik RSUD Blambangan dan RSUD Genteng.
Sementara itu untuk paket pengadaan yang belum selesai menurut Riza saat ini masih dalam proses baik evaluasi penawaran maupun mengalami retender atau pelaksanaan lelang ulang karena belum ada peserta tender yang memenuhi syarat. “Kecuali pembangunan gedung Pemda yang tidak retender, tapi berstatus gagal karena tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan. Selain itu karena waktunya yang tidak memungkinkan maka pelaksanaannya ditunda,” ujar Riza.
Sedangkan untuk pengumuman hasil proses lelang beberapa paket lainnya seperti pengadaan CT Scan di RSUD Blambangan dan pembangunan stadion Diponegoro akan berlangsung pada akhir bulan Juni ini. “Mudah-mudahan nanti akan ada pemenang lelang. Kalau belum, berarti peserta lelang belum memenuhi syarat dan akan dilakukan tender ulang,” pungkas Riza. (Humas dan Protokol)