Imam Hanani dan Panca Syurkani Menangi Lomba Foto 2013
Selasa, 14 Januari 2014
BANYUWANGI – Puluhan jurnalis media cetak, elektronik, audio visual dan fotogafer profesional dari penjuru tanah air, Senin malam (13/1) berkumpul di Sanggar Gejah Arum, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah. Kehadiran para pencetak informasi ini untuk menerima penghargaan dari Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas atas karya-karya terbaik mereka, setelah mengikuti kompetisi karya tulis, foto dan penyiaran yang di gelar Komunitas Watu Buncul beberapa waktu lalu, dengan tema potensi Banyuwangi. Mulai seni, budaya, destinasi hingga obyek pariwisata.
Dari 640 peserta yang mengikuti lomba ini, ada 20 nama yang berhasil menyabet juara I, II, III dan juara harapan yang malam itu datang secara khusus ke Banyuwangi. Untuk kategori foto, Juara I, diraih Imam Hanani dari Banyuwangi dengan judul Eksotisme Kawah Ijen, Juara II, Panca Syurkani dari Jakarta dengan judul Melintas Keindahan Banyuwangi, Juara III, diraih M. Risyal Hidayat dari Surabaya dengan judul Raih Prestasi.
Untuk Kategori Karya Tulis untuk Wartawan, dimenangi Harry Susilo dan Samsul Hadi, dari Media Kompas dengan Judul Mengais berkah di Kawah Ijen Yang Bergolak. Juara II diraih Oryza Ardiansyah, dari Beritajatim.com dengan judul No More Blues: Tentang Ikhtiar dan Sebuah Rumah. Juara III, diraih Sri Wahyuni dari Harian Surya dengan judul Jemur Kasur Abang Cemeng sampai Lomba Nginang.
Sementara katagori karya tulis untuk umum dijuarai Abdul Waid dari Yogyakarta dengan judul memaknai The Sunrise of Java dalam Sektor Ekonomi. Juara II dan III masing-masing diraih Bayu Setiawan dan Andreas Dwi dari Jember. Sedangkan untuk katagori Penyiaran untuk Radio dan Televisi, diraih Mochamad Sholihin dari JTV Jember dengan judul Pantai Pulau Merah Wisata Unggulan Banyuwangi. Juara II dan III, masing-masing diraih Syamsul Arifin dari Radio Fajar FM dan Anggi Yuprita dari Radio Mandala FM Banyuwangi.
Dalam sambutannya Bupati Anas, menyatakan sangat mengapresiasi apa yang telah menjadi karya-karya para jurnalis ini. “Semoga karya-karya ini bisa di-launching di Jakarta. Dan sebagai obyek daerah yang menjadi tema dalam lomba ini, Banyuwangi akan terus berbenah dan mempertahankan kreasinya dalam membangun daerahnya,”ujar Bupati Anas.
Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Karya Tulis, Samsudin Adlawi, menambahkan, lomba yang sangat menginspirasi para penulis ini bertemakan I Love Banyuwangi. Dari tema tersebut, lanjutnya, kemudian diterjemahkan dalam bentuk tulisan. Hasilnya, luar biasa, sampai-sampai kata Direktur Radar Jember ini, para dewan juri kesulitan mencari pemenang karena semua karyanya sangat mengagumkan semua. “Bayangkan dengan jumlah peserta yang hampir 700 orang dan berasal dari Jakarta hingga Pulau Bali ini karyanya bagus semua, sampai-sampai kami benar-benar kesulitan pemenangnya. Mudah-mudahan dengan lomba dengan tema yang kita buat ini semakin mengangkat citra Banyuwangi menjadi lebih harum di luar,”kata Alumni Universitas Negeri Malang ini.
Sekadar diketahui, selain penghargaan, para pemenang lomba juga mendapat hadiah uang tunai. Untuk juara I semua katagori mendapat uang tunai sebesar Rp 8 juta, Juara II dan III, Rp 6 juta dan Rp 4 juta. Sedangkan untuk juara Harapan I dan II, masing-masing meraih Rp 2 juta. (Humas dan Protokol)