Jelang BTDI 2- 5 November Besok, Panitia Survei Rute

Kamis, 24 Oktober 2013


BANYUWANGI – Mendekati digelarnya kompetisi sepeda internasional BTDI 2013 pada 2- 5 November besok, panitia BTDI melakukan survei rute yang akan dilewati para pembalap. Survei rute ini dilakukan Selasa (22/10) dengan melibatkan jajaran Polres Banyuwangi, Kodim 0825 dan panitia BTDI 2013 serta pimpinan SKPD yang terlibat dengan BTDI.   

Survei rute yang dikomandani Kapolres Banyuwangi, AKBP Yusuf, serta diikuti Ketua Panitia BTDI Guntur Priambodo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga, Mujiono, Ketua Dinas Pemuda dan Olah Raga, Choirulloh, serta beberapa personel dari dari UCI (Union Cycliste International) berjalan sempurna.

Survei rute, diawali stage pertama yakni circuit race, rute yang panjangnya 129,9 kilometer, diawali dari start, Jalan A. Yani, tepat dicmuka kantor Bupati melewati Jl. Dr Soetomo – Jl. Kartini – Jl. Banterang – Jl. Surati – Jl. DI Panjaitan – Jl. MH Thamrin – Jl. Raden Wijaya – Jl. Gajah Mada – Jl. Brawijya – Jl. Adi Soecipto dan kembali ke Jl. A Yani. “Kondisi jalan yang akan dilalui pembalap di stage pertama ini sudah fixed 99 persen alias siap dilewati.  Untuk kesiapan di lapangan nanti kita akan siapkan segala kebutuhan untuk mendukung event ini. Kalau perlu kita akan siapkan mobil derek,” ujar Kapolres.

Survei diteruskan stage kedua, yang dimulai dari lapangan Garuda Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo. Dalam survei rute ini pimpinan rombongan dialihkan kepada Wakapolres Kompol Agus Widodo. Sesuai dengan rute stage kedua yang akan menempuh perjalanan sepanjang 189,6 kilometer, dari Wongsorejo – Pulau Merah dengan melewati jalur neraka, diantaranya naik ke perkebunan Ijen dan turun ke Desa Pakel Kecamatan Kabat – Rogojampi terus ke utara dan kembali ke arah selatan Kecamatan Srono, rombongan sempat geleng-geleng kepala, melihat medan yang sulit dan panjang. “Pastinya rute ini akan menguras tenaga para pembalap ya. Kita saja yang menggunakan kendaraan terasa capek melihat medan yang naik turun,” ujar salah seorang anggota rombongan karena melihat rute yang panjang dan melelahkan.

Kapolres Banyuwangi, AKBP Yusuf melalui Wakapolres Kompol Agus Widodo, menegaskan, tujuan survei ini untuk menentukan titik-titik yang harus diamankan. “Bersama tim dari BTDI, Kecamatan, Koramil, Polsek, Babinsa dan Babinkamtibnas kita sinkronkan keamanan untuk suksesnya balap sepeda internasional ini,” ujar Wakapolres.

Terkait keamanan ini, imbuh Wakapolres, pihak aparat kepolisian siap mengerahkan seluruh jajarannya di titik-titik rute BTDI. “Bahkan untuk mendukung ini kami juga akan melibatkan Brimob Polda sebanyak dua kompi,” kata Wakapolres.

Sementara itu, Ketua BTDI Guntur Priambodo menambahkan survei rute ini dilakukan dua tahap. Yang pertama hari ini Selasa (22/10) dengan dua stage, yakni stage pertama dan stage dua. Hari berikutnya, tim akan melanjutkan survei di stage III dan stage IV. Dari hasil survei pertama kondisi jalan sudah siap 90 persen. Meskipun ada beberapa kondisi jalan yang kurang bagus, seperti kurang halus dan bolong sedikit. “Tetapi dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga sudah memperbaiki secara maraton kondisi jalan bolong dengan aspal hotmix saat kita melintas tadi. Untuk persiapan BTDI lainnya sudah beres semua, termasuk perlengkapan yang dibutuhkan peserta akomodasi sudah 90 persen,”  ujar Guntur. (Humas dan Protokol)

                                  

                                                                                                      

 

 

 

 

 

 

 

 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :