Jelang Lebaran, ASDP Ketapang Tambah Trip Per Kapal
Minggu, 26 Juni 2016
BANYUWANGI - Menjelang lebaran, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang menambah jumlah trip di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk. Ini dilakukan untuk menghindari penumpukan kendaraan antrian selama mudik lebaran.
GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Yusuf Hadi mengatakan untuk mengantisipasi lonjakan arus pengguna jasa penyeberangan, bukan dengan penambahan kapal, tetapi dengan menambah jumlah trip perjalanan. Pola operasinya yaitu, kondisi normal sebanyak 8 trip, padat menjadi 9 trip - ditambah dua dari biasanya, dan sangat padat sebanyak 10 trip - tambah 4 trip dari biasanya.
"Trip kapal akan kami tingkatkan. Langkah ini sangat efektif dibanding menambah jumlah kapal," kata Yusuf, Minggu (26/6).
Apalagi menurut Yusuf ada regulasi yang mewajibkan untuk melakukan pendataan penumpang (manifest) di dalam kapal, sesuai Permenhub No 25 tahun 2016, dan wajib melakukan lashing demi keselamatan seluruh pengguna jasa.
"Sesuai skenario operasi normal maupun padat, akan ditingkatkan jumlah tripnya," kata Yusuf.
Yusuf memperkirakan tahun ini akan terjadi kenaikan trafik penumpang maupun kendaraan 5-6 persen. "Dibandingkan tahun lalu, perkiraan trafik tahun ini akan naik sebanyak 6 persen," kata Yusuf.
Selanjutnya, 14 dermaga yang ada di Kepatang dan Gilimanuk siap melayani pemudik. Untuk dermaga MB 1 dan MB2 di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk, sudah direhabilitasi dan dapat melayani kapasitas hingga 35 ton dari sebelumnya yang hanya berkapasitas 20 ton.
Yusuf mengatakan, selama arus mudik dan balik angkutan lebaran 2016, telah disiapkan 48 unit kapal yang siap beroperasi, dari total 53 unit kapal yang melayani lintasan Ketapang-Gilimanuk. Rata-rata kapastitas angkut tiap kapal sekitar 275 orang penumpang, 58 unit sepeda motor, dan 26 unit kendaraan roda empat.
Terkait dengan manifest, PT ASDP membuka empat titik di Ketapang, dan empat titik di Gilimanuk untuk membagikan manifest yang harus diisi penumpang, sebelum diserahkan pada petugas di Pelabuhan.
Sementara itu, manajer Usaha PT ASDP Ketapang, Wahyudi Susianto, kepadatan arus mudik diperkirakan mulai H-7 pada Rabu (29/6), dan puncak arus mudik diprediksi pada 2 Juli 2016 atau H-4.
"Penumpang tidak perlu khawatir karena kapasitas sarana dan prasarana telah disiapkan operator. Kami menambah loket sebanyak 3 loket, dari 2 loket menjadi 5 loket di Ketapang, 3 loket untuk kendaraan roda 4 di Gilimanuk menjadi 7 loket," kata Wahyudi. (humas)