Jelang MTQ ke 26 di Banyuwangi, Panitia Provinsi Cek Kesiapan Daerah

Selasa, 17 Maret 2015


BANYUWANGI -   Kabupaten Banyuwangi terus mempersiapkan diri menjadi tuan rumah perhelatan MTQ ke 26 tingkat Provinsi Jawa Timur. Panitia penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi Jatim pun datang ke Kota Gandrung untuk memantau secara langsung sejauh mana persiapan daerah .

Kepala Bidang Penais Zakat dan Waqaf Kemenag Jatim drs. Fachrur Rozi, Mhi mengatakan kedatangannya kali ini untuk melakukan cek dan ricek perkembangan persiapan Banyuwangi dalam menyelenggarakan MTQ. Menurutnya, pemerintah daerah telah melakukan langkah-langkah yang hasilnya cukup menggembirakan. “Kami telah beberapa kali kesini. Nampaknya Banyuwangi telah siap menyeleggarakan even besar ini,” kata Fahcrur Rozi usai bertemu Bupati Abdullah Azwar Anas di ruang kerjanya, Selasa (17/3)

Kesiapan itu, lanjut Fachrur dapat dilihat dari jumlah akomodasi yang sudah memadai. Perihal akomodasi ini sangat penting mengingat jumlah peserta yang akan mengikuti MTQ tahun ini mencapai 3000 orang. Selain itu juga tempat-tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan MTQ telah mencukupi. “Semuanya sudah baik,” ujar Fachrur yang datang bersama dengan Kabag Agama Biro Kesmas Prov. Jatim Mochamad Isa.

Ditanya alasan dipilihnya Banyuwangi sebagai tuan rumah MTQ, Fachrur menjawab karena Banyuwangi telah mengajukan diri sejak MTQ ke 24 di Madiun pada tahun 2011. Kesiapan ini kembali ditegaskan Banyuwangi saat MTQ ke 25 di Surabaya pada 2013. “Kami lihat kesungguhan dari pemerintah daerahnya dan terlihat jika masyarakat Banyuwangi antusias menyambut even ini. Suasana daerah yang kondusif juga salah satu pertimbangannya” kata Fachrur.

Panitia provinsi semakin yakin dengan kemampuan Banyuwangi sebagai tuan rumah MTQ karena daerah ini telah banyak menggelar berbagai even mulai tingkat regional, nasional bahkan sampai internasional. “Kami tidak khawatir terhadap kualitas penyelemgggaraan even ini di Banyuwangi karena sudah punya jam terbang yang tinggi,” cetusnya.

Sementara itu Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan even MTQ ke 26 tingkat Provinsi Jatim yang diadakan di BAnyuwangi ini menjadi satu kehormatan bagi daerah. Apalagi sudah 15 tahun Bumi Blambangan absen menjadi tuan rumah MTQ tingkat Jatim. Untuk itu Banyuwangi berupaya maksimal dalam menyiapkan segala suatunya.

“Kami terus berkoordinasi masalah akomodasi dan lokasi kegiatan, karena kita ingin penyelenggaraan MTQ ini lebih baik dari sebelumnya. Kami juga sudah menyiapkan dana pendukungnya di APBD,” kata Bupati.

Tidak hanya menjadi kehormatan daerah, even ini bisa menjadi forum edukasi dan motivasi bagi siswa sekolah khususnya madrasah dan pondok pesantren. Sebab disini akan datang para ahli tilawah dan para hafidz hafidzoh terbaik di Jawa Timur. Juga akan ada pameran kaligrafi terbaik provinsi. “Mereka semua bisa menyaksikan dan mengambil inspirasi dari semua peserta,” kata Bupati.

Bupati juga yakin, dengan berlangsungnya MTQ ini, akan terjadi transaksi ekonomi dan ini berarti perekonomian masyarakat akan ikut bergeliat. “Selama 8 hari hotel-hotel pasti akan penuh. Mereka juga akan cari oleh-oleh. Kita juga akan gelar pameran UMKM selama MTQ berlangsung. Daerah juga bisa mendapatkan promosi lewat even ini,” beber Bupati. (Humas Protokol)

 

 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :