Jelang Pemilu, Tingkatkan Kebersamaan Antar Umat Beragama

Selasa, 1 April 2014


BANYUWANGI – Menjelang pesta demokrasi yang tak lama lagi, Pemkab Banyuwangi melakukan konsolidasi damai dengan menggelar sarasehan peningkatan kerukunan umat beragama. Acara yang menghadirkan seluruh tokoh Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB), yakni Paroki Gereja Katolik, Romo Hubertus Tangguh Ardy W Pr, Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Pdt Salmon Cory, Ketua Walubi, Eka Wahyu Widayat, Ketua Muhammadiyah, Suhadak A, Ketua LDDI, Suryono dan perwakilan dari PHDI dan Konghucu, I Wayan Merta dan Cahyadi di gelar di Vihara Jaya Manggala, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Selasa (1/4).  

Dengan mengusung tema dengan kebersamaan kita sukseskan Pemilu 2014 ini, bertindak sebagai keynote speaker langsung Bupati Banyuwangi, Abdulah Azwar Anas, bersama Ketua FKUB, Moh Yamin, LC. Dalam paparannya, Bupati Anas mengajak kepada seluruh pimpinan umat di Bumi Blambangan ini tidak hanya memberikan khutbah untuk kepentingan golongan. Lebih dari itu, kata Bupati Anas, bisa bersama-sama membangun komunikasi dalam bagaimana memberikan motivasi dan pengarahan yang tepat kepada masyarakat.

Karena, kata Bupati Anas, seiring dengan peningkatan pendapatan perkapita yang diperoleh masyarakat Banyuwangi saat ini, banyak menjadikan problem di masyarakat. Mulai dari  konsumerisme, kenakalan remaja, perceraian dan perselingkuhan sangat banyak terjadi di masyarakat. “Oleh karena itu maka, saya titip kepada pendeta, pedande dan  kyai  untuk terus 'membaca' sehingga bisa memberikan pengarahan kepada umat. Kita tidak bisa berubah kalau yang kita sampaikan hanya itu-itu, kita harus bisa melompat yang baru, menentukan skala prioritas apa yang akan disampaikan kepada umat,” tutur Bupati Anas.  

Khusus terkait pemilu, lanjut Bupati, agar para pemimpin umat ini mendukung demokrasi di negeri ini dengan ikut berpartisipasi damai. “Saya minta kerukunan umat terus ditingkatkan dan dijaga, saya juga minta saat berlangsungnya pesta demokrasi tanggal 9 April nanti, dorong umat jangan kemana-mana tetapi arahkan hanya untuk ke Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ujar Bupati.

Selain memberikan pengarahan dan paparan, Bupati Anas juga membuka sesi dialog dengan para umat beragama yang hadir. Sehingga sarasehan ini tidak hanya komunikasi satu arah, tetapi  lebih gayeng dan hidup. Dalam kesempatan ini ada beberapa umat ada yang bertanya dan langsung dijawab Bupati. Salah satunya, Tukiman dari perwakilan Agama Hindu, dan Astro dari LDDI. Astro menginginkan ada perbaikan jalan menuju daerah rawan bencana.

Sekadar diketahui, sarasehan ini  tidak hanya menjelang Pemilu tetapi ini akan terus  dilakukan pemkab guna menjaga kerukunan antar umat beragama yang telah terbina. “Saat ini mungkin di vihara, besok bisa di masjid, gereja atau pura, “ imbuh Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Iskandar Aziz.  (Humas & Protokol)  

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :