Jelang Peresmian Gedung Baru, Bupati Anas Sidak ke RSUD Blambangan
Rabu, 2 September 2015
BANYUWANGI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan saat ini telah direnovasi dan siap diresmikan Rabu mendatang. Sebelum diresmikan, Bupati Abdullah Azwar Anas melakukan inspeksi mendadak (sidak), Rabu (2/9), guna memastikan kesiapan gedung dan perbaikan layanannya.
Setiba di Rumah Sakit, Bupati Anas langsung menuju meja pelayanan. Di ruangan yang sudah disesaki oleh para pasien tersebut, Bupati Anas sempat menyapa beberapa pasien yang sedang mengantri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Selain ruang pelayanan dan informasi, Bupati Anas juga memeriksa ruang-ruang pelayanan yang lain. Mulai dari ruang laboratorium, ruang operasi hingga apotek.
“Sebaiknya ruangan informasi ini ditata ulang supaya lebih rapi dan nyaman, biar tidak tampak berantakan seperti ini. Dinding dan meja-kursi juga minimal seminggu sekali dibersihkan ya! Biar nggak dipenuhi sarang laba-laba, coba lihat, di sini banyak kan?,” ujar Bupati Anas sembari menunjuk ke arah salah satu sudut ruangan.
Selain kebersihan, Bupati Anas juga menyoroti beberapa hal yang lain seperti drainase dan keasrian di lingkungan rumah sakit. Bupati menyarankan agar pihak rumah sakit menambah tumbuhan rambat di sepanjang lorong. “Tanaman kayak gini ditambah lagi ya, kalau perlu ditanam di pinggiran seluruh lorong supaya lebih rindang dan tidak silau. Jadi keluarga pasien yang duduk-duduk disini juga merasa nyaman,” kata orang nomor satu di Banyuwangi ini.
Bupati juga meminta, agar para pengunjung rumah sakit mudah mencari ruangan sesuai tujuannya, untuk lorong-lorong di setiap persimpangan ruangan diberi penunjuk arah. Misalnya, apotek, poli –poli pelayanan, toilet atau pun ruang kantor administrasi.
Sementara itu, Direktur RSUD Blambangan dr Taufik Hidayat, mengatakan, secara fisik bangunan baru rumah sakit sebagian besar telah rampung dan siap diresmikan Rabu mendatang. Apotek-apotek baru juga telah dipersiapkan untuk mengurai panjangnya antrian pasien yang menunggu mendapatkan obat.
“Semula kita hanya mengoperasikan satu apotek untuk rawat jalan. Namun, sudah sebulan ini, telah berjalan satu apotek tambahan di lantai dua. InsyaAllah, dua bulan lagi kita akan buka apotek kedua. Jadi keseluruhan akan ada tiga apotek untuk rawat jalan dan satu untuk rawat inap,” terang Taufik.
Selain itu, imbuh Taufik, RSUD Blambangan juga menyediakan gedung baru yang bakal digunakan sebagai ruang periksa calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hal ini menjadikan RSUD Blambangan menjadi satu-satunya rumah sakit tipe C di Jawa Timur yang mengantongi ijin untuk melakukan pemeriksaan kesehatan calon TKI.
“Malam ini saya akan mengambil surat ijinnya. Setelah diresmikan gedungnya, RSUD Blambangan akan menjadi jujugan para calon TKI dari Kabupaten Jember, Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi untuk medical check-up sebelum mereka berangkat ke luar negeri,” pungkas Taufik. (Humas & Protokol)