Jenazah Angeline Tiba Di Rumah Duka, Disambut Ribuan Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2015


BANYUWANGI- Jenazah bocah malang korban pembunuhan sadis, Angeline, tiba di rumah duka Dusun Wadungpal Desa Tulungrejo Kecamatan Glenmore, Selasa malam (16/6) pukul 19.30 WIB. 

Di rumah ibu kandung Angeline ini, ribuan masyarakat telah menyemut di sepanjang jalan menuju rumah Misiyah, yang tak lain nenek kandung Angline. Ribuan masyarakat ini rela menunggu kedatangan jenazah sejak pagi. Tak henti-hentinya mereka mengucap doa dan tahlil menunggu hingga kedatangan jenazah.  

Sekitar pukul 19.30 WIB, rombongan kendaraan yang menyertai jenazah Angeline tiba di rumah duka. Saat memasuki pelataran rumah, jenazah langsung disambut Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di diampingi Kapolres Banywangi, AKBP Bastoni Purnama,anggota DPD RI Emilia Contesa sejumlah pejabat teras pemkab dan kerabat serta masyarakat. Tak lama kemudian, Mensos yang sejak sore telah menunggu juga ikut bergabung menyambut jenazah Angeline.

Selanjutnya jenazah Angeline diserahkan kepada keluarga yang diwakili Kepala Desa Tulungrejo. Kepada keluarga Angeline Bupati menyampaikan ucapan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. “Saya atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Banyuwangi ikut berbela sungkawa yang dalam. Angeline ini sangat mulia, begitu banyak pelayat yang datang ingin menghormati jenazahnya. Allah pasti mengampuni segala dosanya,” kata Bupati Anas.

Kasus Angeline ini, kata Anas, bisa menjadi pelajaran dan menjadi hikmah bagi kita semua dan para orang tua untuk lebih berhati-hati merawat anak. "Angeline ini adalah pahlawan bagi anak-anak. Jangan ada Angeline-Angeline lain. Ke depan saya berharap proses hukumnya jelas mudah-mudahan berjalan sebagaimana mestinya ," imbuh Bupati Anas.

Selain itu, Bupati juga menjamin kelangsungan pendidikan kakak dan adik Angeline hingga SMA. “Kalau masih mau melanjutkan ke perguruan tinggi, akan kami siapkan melalui program bidik misi,” kata Bupati.

Usai menyerahkan jenazah kepada keluaga, Bupati Anas bersama masyarakat mensholatkan Angeline di mushola Al-hidayah yang berada di dekat rumahnya. Setelah disholatkan jenazah dimakamkan di makam umum Desa Tulungrejo, yang jaraknya sekitar 500 meter.

Sebelumnya, Bupati Anas ikut menjemput jenazah bocah kelas 2 SD ini dari Denpasar dan melakukan negoisasi pemulangan jenazah yang prosesnya agak rumit. Setelah melewati mediasi dan koordinasi dengan sejumlah pihak, akhirnya jenazah Angeline diperbolehkan dibawa ke Banyuwangi. Setelah sempat menerima penyerahan jenazah dari walikota Denpasar akhirnya sekitar pukul 15.40 WITA jenazah dipulangkan ke Banyuwangi. (Humas Protokol)

 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :