Kabupaten Wonogiri Belajar Kehumasan Ke Banyuwangi

Kamis, 4 Agustus 2016


BANYUWANGI –  Berbagai keberhasilan Kabupaten Banyuwangi, membawa daerah lain untuk berkunjung ke kabupaten berjuluk The Sunrise of Java ini untuk menimba ilmu. Salah satunya, Kabupaten Wonogiri yang ingin belajar langsung tentang kehumasan, Kamis (4/8).

Kepala Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Wonogiri, Agus Sarmanto, mengatakan nama Kabupaten Banyuwangi dalam beberapa tahun terakhir ini cukup melejit. Hampir setiap hari di beberapa media, selalu ada pemberitaan positif tentang Bumi Blambangan. Mulai berita tentang prestasi hingga inovasi dan terobosan pemerintah daerah. Citra baik ini, menurut Agus, tidak terlepas dari peran humas yang konsisten melakukan promosi daerah.

“Bagaimana Banyuwangi saat ini, tentu berkat kiprah humas yang tepat dalam melakukan pencintraan. Ini yang membawa kami jauh-jauh datang kemari, untuk belajar langsung bagaimana humas Kabupaten Banyuwangi mengoptimalkan kinerja SDM nya sehingga sukses menanamkan citra positif daerahnya,” ujar Agus.

Agus menambahkan, ada satu hal baru yang dia peroleh dari kunjungannya ini. Yakni bagaimana memajukan daerah dengan paradigma baru. Kalau biasanya, lanjut Agus, daerah lebih fokus pada perolehan pendapatan asli daerah (PAD), namun di Banyuwangi ini sudah bicara pada Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB).

"Langkah Banyuwangi tersebut saya nilai sangat tepat. Karena dengan fokus pada PDRB, artinya pemerintah tidak hanya fokus pada pendapatan daerahnya, namun sudah berfikir tentang bagaimana kesejahteraan rakyatnya,” imbuh nya.

Tak hanya itu, Agus pun mengapresiasi langkah Banyuwangi yang melibatkan masyarakat untuk kegiatan publikasi daerah menggunakan instrumen teknologi informasi (IT). Salah satunya, pemerintah telah memasang 1.200 titik wifi gratis di sejumlah ruang publik, mulai wilayah perkotaan hingga pedesaan. Sehingga masyarakat bisa mengakses internet dengan mudah untuk membantu promosi daerah. Contohnya, masyarakat bisa mengunggah kegiatan mereka saat berekreasi di tempat-tempat wisata di Banyuwangi melalui medsos dan youtube.

"Ini menjadi ilmu baru bagi kami bagaimana mengemas publikasi pemkab tidak dari satu sisi, tapi juga dengan melibatkan masyarakat dengan menggunakan IT. Ini akan coba kami adopsi dan terapkan, mengingat kondisi dan potensi daerah kami yang hampir sama dengan Banyuwangi,” pungkas Agus.  

Selain belajar tentang kehumasan, Agus bersama rombongannya juga ingin belajar banyak tentang pengelolaan pariwisata dan peran dinas perhubungan komunikasi dan informatika dalam publikasi daerah.

Sementara itu, Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesra Kabupaten Banyuwangi, Wiyono, menyambut ramah rombongan para PNS dan wartawan ini di Lounge Pelayanan Publik milik Pemkab Banyuwangi. Dalam sambutannya, selain mempaparkan hasil pembangunan yang telah dicapai Banyuwangi, Wiyono juga pamer sejumlah destinasi wisata unggulan di Banyuwangi yang sudah menjadi buah bibir di berbagai daerah.

“Bapak Ibu rugi kalau gak melihat tempat wisata kami, kami punya banyak tempat wisata yang apik. Mulai gunung, pantai dan perkebunan ada semua,” kata Wiyono. (Humas)  

 

 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :