Kader PKK Desa diberi Bekal Kepemimpinan Lewat Jambore 2017
Selasa, 26 September 2017
BANYUWANGI – Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuwangi terus berkomitment meningkatkan kualitas kadernya, terutama yang ada di desa-desa. Lewat Jambore Kader 2017, kader pkk desa se Kabupaten Banyuwangi diberi pelatihan dan pembekalan kepempinan. Diantaranya mencakup bagaimana menjadi pemimpin, cara merespon keluhan masyarakat hingga menjalin kebersamaan dan gotong royong bersama masyarakat.
Ketua Tim Penggerak Kabupaten Banyuwangi, Ny Hj Ipuk Fiestiandany Azwar Anas, mengatakan, pentingnya kegiatan sebagai bekal bagi kader pkk desa dalam melayani masyarakat dengan hati sehingga bisa tercapai seluruh program-programnya.
Jambore merupakan jambore ini adalah program rutin PKK yang digelar setiap satu tahun sekali. Dengan kegiatan yang berbeda-beda, ada posyandu, guru PAUD hingga kader dasa wisma. Namun Tahun 2017 ini sasarannya kader pkk desa dengan materi yang cukup baik, salah satunya pembekalan kepemimpinan. .
“Mereka disini diberikan pengetahuan dan pembekalan bagaimana memimpin dengan baik dan dengan hati, salah satunya workshop Work In Love,” kata Ny Ipuk Fiestiandany Azwar Anas, saat membuka Jambore PKK ini.
“Materi ini juga sengaja kami pilihan untuk diberikan kepada kader pkk sebagai bekal mempimpin. Sehingga saat menjalankan tugasnya, kader tidak terasa terbebani dengan tugasnya. Sudah tidak musim lagi PKK itu instruktif. Semua harus muncul dari hati, agar bisa optimal dan maksimal,” kata Ny Azwar Anas.
Dalam kegiatan workshop ini, para kader pkk desa tampak serius mengikuti setiap deteil materi yang disampaikan. Saat mendengarkan materi “Work In Love” dari Ust Suhadi, motivator dan konsultan dari Sidoarjo, mereka tampak menyimak dengan serius. Materi yang menekankan agar kader desa bisa melayani masyarakat dengan ikhlas dan dengan hati ini cukup bagus.
“Ini sangat bagus, sangat mengisnpirasi mudah-mudahan kami bisa melayani dengan sepenuh hati,” kata salah seorang peserta.
Jambore ini juga diisi dengan bermacam lomba. Antara lain, lomba penyelesaian masalah dan merespon masalah di lapangan. Serta lomba-lomba dari 10 program pokok pkk. Mulai cerdas cermat, lomba kreativitas talent. Dihari kedua, ada senam bersama dan lomba gembira atau fun game.
“Lomba-lomba ini untuk merangsang dan menumbuhkan senang dan inspirasi sehingga kader agar bisa merasa enjoy bekerja dan gotong royong sesama kader,’ imbuh Ny Dhani Anas.
Jambore kader ini digelar selama dua hari 24 -25 September, di Hotel Ketapang Indah dan diikuti oleh 500 kader pkk se Banyuwangi. Juga Ketua penggerak PKK kecamatan, desa dan Kelurahan serta Wakil Ketua PKK Kabupaten, Ny Minuk Yusuf Widiyatmoko.
Selain jambore, program lain PKK yang telah dilakukan cukup banyak, seperti Program parenting, sebuah program “sekolah” bagi orang tua, guru-guru PAUD maupun kader PKK yang ada di desa-desa. Juga ada program bengkel keluarga sakinah. Program yang berbentuk forum konsultasi ini menampung masalah-masalah keluarga yang ada di masyarakat. Forum ini adanya di Posyandu-posyandu baik di desa maupun kelurahan.
“Selain itu, saat kami juga tengah eksis memberikan pelatihan IT bagi kader. Karena sebentar lagi, pkk akan mulai melakukan pendataan data yang berbasis IT,” pungkasnya. (*)