Kandidat Role Model Nasional, Asdep Kemenpan Tinjau Pelayanan Publik Banyuwangi
Selasa, 6 September 2016
Kandidat Role Model Nasional, Asdep Kemenpan Tinjau Pelayanan Publik Banyuwangi
BANYUWANGI – Asisten Deputi (Asdep) Pelayanan Publik Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi dan Birokrasi (KemenPAN-RB), Jeffry Erlan Muller, melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi. Kehadiran Asdep Kemenpan RB ini, untuk menilai langsung pelayanan publik di Banyuwangi yang bisa dijadikan role model nasional.
Selama tiga hari dimulai dari Senin 5 September, Asdep melihat langsung sejumlah inovasi pelayanan publik di Banyuwangi. Di antaranya Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), RSUD Blambangan dan Puskesmas Kertosari.
Jeffry mengatakan kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Jokowi untuk melihat langsung dan melakukan penilaian pada 59 daerah yang telah melakukan pelayanan publik berbasis online, salah satunya Banyuwangi.
"Ini sesuai perintah Presiden untuk mencari contoh terbaik inovasi daerah, khususnya yang berbasis teknologi informasi. Inovasi banyuwangi merupakan salah satu daerah yang masuk penilaian," jelas Jeffry.
Hasil penilain tim, lanjut Jeffry, akan dievaluasi dan hasilnya akan segera dilaporkan kepada Presiden Jokowi. Selanjutnya, pelayanan publik terbaik akan dijadikan Role Model bagi daerah-daerah di Indonesia. “Targetnya nanti, seluruh kabupaten/ kota di Indonesia menggunakan pelayanan publik secara online dengan mereplikasi salah satu pelayanan publik terbaiknya misalnya Banyuwangi,” ujar Jefry.
Jeffry pun melakukan kunjungan pertamanya di kantor BPPT. Di sana, dia langsung mewawancarai warga yang tengah melakukan pengurusan perijinan. Jeffry juga melihat langsung Sistem Informasi Manajemen (SIM) Pelayanan Publik, sistem pengajuan perijinan, yang bisa diakses secara online.
Dari hasil pengamatannya, Erlan menilai pelayanan publik di Banyuwangi sudah menerapkan prinsip transparansi dengan memanfaatkan IT. Seperti pelayanan perijinan, pelayanan KTP elektronik di desa, pelayanan di rumah sakit, perencanaan dan pelaporan APBD yang bisa diakses via situs resmi pemkab, hingga program e-village Budgeting.
"Menurut saya, pelayanan di sini bagus, sudah di atas rata-rata. Banyak layanan publiknya yang berusaha memudahkan masyarakat. Transparansi juga banyak diterapkan. Seperti di lounge pemkab Banyuwangi itu, masyarakat bisa melihat langsung APBD, mulai dari perencanaan hingga pengeluarannya," pungkas Jeffry. (Humas)