Keberagaman Budaya Warnai Penyerahan Penghargaan Banyuwangi Green and Clean
Jumat, 27 September 2013
ROGOJAMPI – Keberagaman budaya warnai penyerahan penghargaan Banyuwangi Green and Clean 2013, Kamis (26/9). Undangan dibuat terpukau dengan penampilan anak-anak lelaki yang dengan tangkas membawakan tari Saman. Tarian asal Aceh yang rancak dengan kecepatan permainan tangan tersebut mampu dibawakan mereka dengan cepat dan penuh konsentrasi tinggi. Spontan tepuk tangan meriah diberikan penonton yang merasa terhibur dengan suguhan tersebut.
Memang ini adalah pertama kalinya penghargaan BGC diserahkan di lingkungan pondok pesantren (ponpes). Kali ini Pondok Modern Gontor V Darul Muttaqien yang terpilih. Ponpes ini ketempatan lantaran juga menjadi salah satu pemenang event tersebut. Moment itu tak disia-siakan oleh pengasuh ponpes untuk menampilkan potensi yang dimiliki santri-santrinya. Maklum, di ponpes tersebut tinggal 1.290 santri dari berbagai penjuru tanah air.Beragam kesenian dari berbagai daerah sebagai perlambang kerukunan antar suku bangsa ditampilkan dalam kemasan yang apik. Selain tari Saman, ada pula tari Barong, Reog Ponorogo, dan ditutup dengan penampilan grup band “Amunisi’ yang seluruh penampilnya merupakan santri ponpes tersebut.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang hadir bersama Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, dan Plt Kepala Badan Lingkungan Hidup berharap spirit hijau dan bersih terus hidup di hati masyarakat Banyuwangi. “Keberhasilan Banyuwangi memboyong adipura adalah kerja keras seluruh masyarakat dan stake holder. Adipura bukanlah menjadi tujuan, tapi merupakan indikator bahwa daerah kita sudah bersih. Karenanya, marilah kita terus berbudaya hidup bersih,”ajak bupati.
Dalam kegiatan itu, bupati yang juga didampingi Ny Dani Azwar Anas menyerahkan penghargaan berupa trophy, piagam dan dana stimulan. Ada 10 kategori lingkungan terbersih yang dilombakan. Mulai dari tingkat pasar, RT/RW, Perumahan, Desa/Kelurahan, Ponpes, SD/MI, SMP/MTsN, dan SMA/SMK. Ada pula pemilihan camat dan kades/kakel terbaik. Selain trophy dan piagam, Juara I berhak membawa pulang dana stimulan sebesar Rp 6 juta, Juara II Rp 5 juta, dan Juara III Rp 4 juta. Sementara Camat dan kades/kakel teraktif dalam mengimplementasikan BGC mendapatkan trophy dan piagam. Selain penghargaan, juga ada penyerahan bantuan bibit sengon untuk Ponpes Gontor V Darul Muttaqien sebanyak 5000 bibit.
Berikut daftar pemenang BGC 2013 :
Klasifikasi Tingkat Pasar
Juara I : Pasar Kalibaru
Juara II : Pasar Srono
Juara II : Pasar Banyuwangi
RT/RW :
Juara I : RT 08/ RW 01 Dusun Krajan, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng
Juara II : RT 01/RW 03 Lingkungan Mulyo Asri, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi
Juara III : RT 02/RW 01 Lingkungan Gaplek, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah
Perumahan:
Juara I : Perumahan Grespin Rt 01/RW 08 Dusun Sepanjang Kulon, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore.
Juara II : RT 02/RW 03 Lingkungan Tamansari, Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Banyuwangi
Juara III : Perumahan Puri Indah Rogojampi
Desa /Kelurahan
Juara I : Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng
Juara II : Kelurahan Kebalenan
Juara II : Desa Temuasri, Kecamatan Sempu
Pondok pesantren :
Juara I : PP Subulus Salam, Kecamatan Tegalsari
Juara II : PP Gontor V, Desa Kaligung, Kecamatan Rogojampi
Juara III : PP Nur Cahya, Desa Penataban, Kecamatan Giri
SD/MI :
Juara I : SDN 3 Panderejo, Kecamatan Banyuwangi
Juara II : SDN 1 Karangbendo, Kecamatan Rogojampi
Juara III : SDN 4 Sumberarum, Kecamatan Songgon
SMP/MTsn :
Juara I : MTsn Rogojampi
Juara II : SMPN 2 Srono
Juara III : SMPN 2 Purwoharjo
SMA/SMK :
Juara I : SMKN 1 Glagah
Juara II : SMAK Hikmah Mandala
Juara III : SMKN Tegalsari
Camat Teraktif :
Juara I : Camat Banyuwangi
Juara II : Camat Genteng
Juara III : Camat Glenmore
Kades/Kakel Teraktif :
Juara I : Kades Genteng Kulon
Juara II : Kades Sepanjang, Kecamatan Glenmore
Juara III : Lurah Kebalenan
(Humas & Protokol)