Khitanan Massal Warnai Festival Anak Yatim 2013
Kamis, 7 November 2013
BANYUWANGI – Untuk kedua kalinya, Festival Anak Yatim (FAY) kembali akan digelar di Banyuwangi. Setelah tahun lalu berbagi kebahagiaan dengan mereka, Sabtu (9/11) besok, pemkab akan melakukan hal yang sama. Yang membuat FAY kali ini semakin berwarna adalah adanya khitanan massal. Dipastikan sebanyak 120 anak yatim akan ikut ambil bagian untuk dikhitan.
Menurut Plt Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesra, Wawan Yadmadi, khitanan massal akan dimulai pada hari Sabtu pagi. Sebelumnya, pada pukul 06.00 WIB, ke-120 anak tersebut akan dikirab dengan menggunakan becak hias. “Kirab dimulai dari depan pemkab menuju ke pendopo Sabha Swagata Blambangan. Dan pada pukul 07.00 WIB khitan akan dimulai di halaman depan dan belakang pendopo,” terang Wawan. Uniknya, lanjut Wawan, tenaga medis yang akan mengkhitan berasal dari puskesmas di masing-masing kecamatan, sesuai dengan tempat tinggal peserta khitan. Hal itu dimaksudkan, ujar Wawan, agar sejak awal dikhitan hingga proses pemulihan, mereka bisa terpantau oleh petugas puskesmas di wilayahnya.
Siang harinya, jelas Wawan, FAY dibuka dengan kirab seribu anak yatim yang rutenya dimulai dari Taman Blambangan – Jl. Diponegoro – Jl. Banterang-Pendopo. Mereka berjalan menuju pendopo dengan diiringi 7 kelompok hadrah. “Seribu anak yatim ini nantinya akan dihibur dan diajak bergembira dengan beragam acara. Selain itu mereka bisa mengikuti berbagai permainan dan perlombaan yang menyenangkan. Tak ketinggalan mereka juga bebas menikmati makanan dan minuman yang disajikan,” tutur Wawan. Menariknya lagi, kegiatan untuk anak yatim tersebut juga disentuhkan pada nilai-nilai keagamaan. Mereka akan diajak mendengarkan santapan rohani, doa bersama dan sholat Maghrib berjamaah. Tidak itu saja, anak-anak yatim tersebut juga akan mendapatkan uang santunan dari Bupati Abdullah Azwar Anas dan Pemkab Banyuwangi.
Tujuan kegiatan ini, tandas Wawan, adalah selain memperingati 1 Muharram, juga ingin memuliakan dan menyenangkan anak yatim piatu di Banyuwangi. “Jadi meski hanya berlangsung sehari, kami berharap kegiatan ini akan memberi manfaat besar bagi anak yatim, dan menggugah masyarakat untuk bersedekah,” kata Wawan. Bahkan tidak menutup kemungkinan, kata Wawan, bagi para dermawan yang ingin menyumbang, bisa bergabung dalam aksi sosial ini, dimana hasil yang terkumpul akan dibagi habis dengan seluruh anak yatim yang hadir. (Humas & Protokol)