Kompetisi Selancar Internasional di Pulau Merah Banyuwangi Kembali Digelar

Sabtu, 17 Mei 2014


BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar Pulau Merah Banyuwangi International Surfing Competition 2014. Perhelatan berkonsep sport tourism ini merupakan yang kedua kalinya setelah sukses digelar pada tahun lalu.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan, kompetisi selancar internasional itu akan digelar pada 23 – 25 Mei mendatang dengan melombakan tiga kategori, yaitu level lokal, nasional, dan internasional. Tidak kurang dari 120 peserta dari 15 negara bakal berpartisipasi. Di antaranya dari Belgia, Austria, Amerika Serikat, Malaysia, Turki, Jerman, Perancis, Belanda, Rusia, Inggris, Canada  dan Serbia.

”Tentunya para peselancar lokal Banyuwangi dan nasional turut meramaikan event ini, sesuai klasifikasi lomba ” kata Bupati Anas saat menggelar jumpa pers di Pendopo Kabupaten BAnyuwangi, Sabtu (17/5).

Perhelatan ini, kata Bupati Anas, juga akan diramaikan oleh para siswa dari sekolah pariwisata yang ada di Eropa. Mereka tengah melakukan studi banding obyek surfing di Indonesia, dan oleh panitia diundang untuk menjajal ajang International Surfing Competition di Pulau Merah, Banyuwangi.

Kompetisi ini menjanjikan aksi fantastis para surfer menaklukkan gulungan ombak di Pantai Pulau Merah. Salah satu spot wisata unggulan di Jawa Timur ini memiliki ombak dengan ketinggian mencapai 4 meter dan panjang sampai 400 meter. ”Dengan keunikan Pulau yang menjulang di tengah-tengahnya, Pantai Pulau Merah menjadi salah satu destinasi wisata memikat yang wajib dikunjungi. Event kompetisi selancar ini juga bagian dari promosi destinasi wisata Pantai Pulau Merah yang saat ini sudah cukup dikenal dan ramai dikunjung wisawatan,” ujar Bupati Anas.

Dikatakan Bupati Anas, sejak digelar lomba surfing tahun lalu pengunjung pulau merah naik 1000 persen. Kelebihan event surfing ini sendiri selain mendorong munculnya ekonomi kreatif juga untuk mengabarkan publik bahwa Banyuwangi salah satu daerah yang akan mengintegrasikan pariwisata laut dan pariwisata agro sekitar Pulau Merah.

Kegiatan ini rencananya akan dihadiri Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kedatangan Menhut ini ingin melihat langsung implementasi kerja sama antara pemkab dan Perum Perhutani tentang pengelolaan bersama destinasi wisata. "Pulau Merah kan berada di lahan Perhutani, jadi Menhut akan menjadikan Pulau Merah sebagai model pengembangan wisata nasional yang dikelola bareng antara Pemkab dan Perhutani," ujar Anas.

Sekedar diketahui, saat ini tingkat kunjungan wisatawan di Banyuwangi mengalami kenaikan cukup signifikan. Pada 2013, turis asing mencapai 10.462 orang, meningkat 90 persen dibanding 2012 sebesar 5.502 orang. Adapun turis lokal meningkat 24 persen dari 860.831 orang pada 2012 menjadi 1.057.952 pada 2013. "Sejak digelar tahun lalu, pengunjung wisata Pulau Merah pun meningkat sampai 1000 persen," kata Bupati Anas. (*)



Berita Terkait

Bagikan Artikel :