Lagi, Giliran Kabupaten Madiun Benchmarking ke Banyuwangi
Selasa, 21 April 2015
BANYUWANGI – Banyuwangi kembali menjadi jujugan bagi kabupaten lain untuk belajar. Seperti pagi ini, Selasa (21/4), peserta Diklatpim IV Kabupaten Madiun yang melakukan benchmarking ke Banyuwangi. Rombongan yang dipimpin Endang Setiyowati ini diterima Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesra, Wiyono di Aula Rempeg Jogopati, kantor Pemkab Banyuwangi.
Endang mengatakan, kunjungannya kali ini selain melihat perkembangan Banyuwangi yang begitu pesat seperti yang dilansir di berbagai media massa, juga untuk menimba ilmu. “Kami sudah banyak mendengar dari media massa tentang keunggulan Banyuwangi dengan beragam inovasi yang dibuatnya. Karena itu, tujuan kami kemari untuk benchmarking, agar apa yang baik disini bisa kami terapkan di tempat kami,” tutur Endang yang didampingi Widya Iswara dari Badan Diklat Provinsi Jawa Timur, Anang Sudarto.
Rombongan yang berjumlah 51 orang ini kemudian melanjutkan kunjungannya ke masing-masing lokus yang dituju. Yakni BAPPEDA, Dinas Koperasi dan UMKM, serta Badan Pemberdayaan Masyarakat - Pemerintahan Desa (BPM-PD).
Sementara itu, salah satu ketua kelompok, Rony Kurniawan menyatakan rasa senangnya bisa mengunjungi Banyuwangi. “Tidak salah kalau kami berkunjung kemari. Karena Banyuwangi dilihat secara progress-nya dari zero to hero. Benar-benar merintis dari nol, hingga bisa maju seperti sekarang ini. Kalau kami berkunjung ke kabupaten lain yang sudah lama maju, tentu gregetnya akan berbeda. Proses merintis inilah yang akan kami adopt untuk rancangan perubahan ke depan di tempat kami,”pungkas Rony yang bersama kawan-kawannya belajar ke Dinkop dan UMKM Banyuwangi untuk melihat bagaimana upaya pemkab mengembangkan UMKM berbasis cluster dan kelompok. (Humas & Protokol)