Maskapai Garuda Beri Diskon Untuk Pegawai Pemkab

Jumat, 4 Juli 2014


BANYUWANGI –  Pemkab Banyuwangi menjalin kerjasama Kemitraan Korporasi dengan PT. Garuda Indonesia. Kerjasama ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Bupati Abdullah Azwar Anas dan Vice President Region 3 PT Garuda Indonesia Ari Suryanta di Aula Rempeg Jogopati, Jumat (4/7).

Ari Suryanta mengatakan kerjasama antara PT Garuda Indonesia dengan Pemkab Banyuwangi merupakan bagian dari  program kerjasama korporasi maskapai penerbangan nasional tersebut. “Kerjasama ini kami lakukan  baik dengan institusi pemerintah maupun perusahaan-perusahaan nasional dan multinasional di Indonesia,” kata Ary.

Ary melanjutkan dengan kerjasama ini Garuda Indonesia menyediakan jasa angkutan udara dengan potongan harga eksklusif bagi pegawai Pemkab Banyuwangi. Tidak hanya itu, potongan harga juga berlaku bagi pegawai beserta keluarga inti dan relasi dari Pemkab Banyuwangi. “ Dengan program ini Pemkab bisa lebih hemat anggaran dinas. Kita memberikan diskon 5 persen untuk perjalanan domestik dan 10 persen rute internasional,” terang Ary.

Dengan adanya kerjasama ini, kata Ary, membawa dua manfaat sekaligus, disatu sisi menaikan trafik penumpang bagi Garuda dan di sisi lain memberikan keringanan dan kemudahan layanan jasa penerbangan bagi Pemkab. “Selain harga khusus kita juga memberikan fasilitas lain seperti tambahan bagasi dan check ini di counter khusus di beberapa bandara seperti bandara Soekarno Hatta dan Bandara Changi, Singapura,” ujar Ary.

Ari melanjutkan, kerjasama dengan pemkab ini juga sebagai bentuk apresiasi  kepada Pemkab Banyuwangi yang telah mensupport penerbangan maskapai Garuda. Berkat promosi yang dilakukan bersama Pemkab , trafik maupun revenue penerbangan Garuda Indonesia rute Banyuwangi-Surabaya maupun Banyuwangi- Denpasar cukup menggembirakan. Tingkat kepenuhan pesawat perharinya sebanyak 70-80 kursi dan selalu full pada weekend. “ Pada bulan Mei trafik jumlah penumpang Banyuwangi –Surabaya mencapai 1439 orang dan di bulan Juni 1174. Sedangkan untuk rute Banyuwangi – denpasar Bulan Mei sebanyak 1260 dan Juni 1062 orang,” ungkap Ary.

Menjelang lebaran ini, imbuh Ary permintaan penerbangan dari masyarakat jugat tambah tinggi, untuk itu Garuda rencanya akan menambah penerbagan Surabaya-Banyuwangi menjadi dua kali flight perhari pada 3 hari sebelum lebaran, 25-27 Juni dan 3 hari pasca lebaran 3-5 mei. “Rencananya akan ada tambahan pesawat untuk menambah penerbangan menjadi dua kali sehari. Sehari akan ada tambahan penerbangan untuk 70 kursi rute Surabaya-Banyuwangi, tapi kita masih menyesuaikan dengna slot penerbangan di Juanda” imbuhnya.

Bupati Abdullah Azwar Anas menyambut baik kerjasama antara Pemkab Banyuwangi dengan PT Garuda Indonesia. Terlebih kerjasama ini membawa manfaat banyak bagi kedua belah pihak. “Ini adalah sebuah kerjasama yang konstruktif. Semoga kerjasama ini akan terus berkembang dan berjalan dengan baik,” kata Bupati.

Bupati mengatakan Banyuwangi memiliki banyak potensi  wisata untuk mengundang orang datang seiring dengan berkembanganya kawsan industri  yang juga akan menghadirkan banyak pendatang. Berbagai even juga digelar untuk menarik wisatawan salah satunya dengan Banyuwangi Festival. “Tahun ini ada 23 even di Banyuwangi festival yang akan menjadi magnet bagi wisatawan untuk datang ke Banyuwangi,” tutur Bupati.

Sebentar lagi, lanjut Bupati, Banyuwangi juga akan menjadi pusat pondok pesantren internasional wilayah timur yang dibangun Ustad Yusuf Mansyur. Banyak orang dari seluruh nusantara yang akan datang ke Banyuwangi. “Dengan adanya Garuda Indonesia setiap orang di nusantara bisa lebih mudah mengakses Banyuwangi dan Banyuwangi sendiri akan menjadi  potensi pasar yang cukup menjanjikan bagi Garuda Indonesia,” pungkas Bupati.

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :