Masuki 10 Hari Kedua Ramadhan, Jama’ah Masih Padati Masjid Mujahidin

Minggu, 21 Juli 2013


GLAGAH – Biasanya memasuki 10 hari kedua puasa Ramadhan, masjid-masjid mulai sepi lantaran jama’ah yang menjalankan sholat tarawih mulai berkurang. Namun tidak demikian dengan Masjid Mujahidin yang berada di Desa Olehsari Kecamatan Glagah. Hingga kemarin malam (20/7),  jama’ah Masjid Mujahidin terlihat memadati masjid untuk menjalankan tarawih hingga ke areal halaman masjid. Malam itu memang dijadwalkan ada tarawih bareng Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Melihat kondisi tersebut, usai sholat isya berjamaah, tepatnya sebelum tarawih dimulai, Bupati Anas mengatakan, semaraknya masjid ini dengan jama’ah mudah-mudahan bukan karena ada safari Ramadhan saja. “Yang utama adalah njenengan harus memahami kaidah sholat tarawih. Di bulan Ramadhan, tiap – tiap malam memiliki pahala yang berbeda-beda.   Dan tiap doa yang dipanjatkan akan didengar dan dicatat Allah, mulai dari doa saat berbuka, waktu tarawih, dan pada malam-malam yang mustajabah, salah satunya di malam lailatul qodar,”jelas Bupati seraya memohon didoakan agar amanah dan sukses dalam memimpin Banyuwangi.

Menurut Bupati, jika Allah memberikan kemudahan, tidak akan butuh waktu lama untuk menjadikan Banyuwangi maju. Salah satunya Bupati membeberkan prestasi yang diraih Banyuwangi. Dulu pada tahun 2010 Banyuwangi berada di ranking 161  se-Indonesia. Posisi itu berubah menanjak tajam di peringkat 26 pada tahun 2012 di masa kepemimpinan Bupati Anas. “Kita terus berikhtiar supaya ke depan prestasi-prestasi Banyuwangi terus meningkat,”ujar Bupati. Selain meminta agar kekompakan warga Desa Olehsari terus dijaga meski beda keyakinan, dan kekompakan itu ditularkan pada orang lain, Bupati Anas juga minta agar orang tua menjaga anak-anaknya. “Saat ini pengaruh TV, HP, internet dan lingkungan pergaulan yang buruk semakin parah. Terus dampingilah anak-anak njenengan, dan jangan lupa ibadahnya selalu ditingkatkan,”ingatnya.

Ketika melihat kondisi tembok masjid sebagian ada yang terkelupas, Bupati mempersilakan pengurus masjid untuk mengajukan proposal untuk perbaikan kerusakan masjid. “Saya berpesan, masjid jangan dibongkar-bongkar. Kalau mau merapikan masjid, perbaiki toilet dan jaga airnya. Jika perlu, bayar orang untuk merawat toilet dan menjaga ketersediaan airnya,”tegas Bupati. Dalam kesempatan itu, untuk lebih mendekatkan warga dengan para pejabat komponen pemkab, Bupati Anas memperkenalkan satu demi satu kepala dinas yang hadir di tempat itu. Bupati juga menyerahkan paket sembako pada beberapa janda jompo dan santunan kepada anak yatim. Usai tarawih, Kyai Musta’in menutup pertemuan tersebut dengan kuliah tujuh menit (kultum) tentang sa’atul ijabah bagi doa. (Humas & Protokol)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :