Matangkan Persiapan BEC – 3, Disbudpar Gelar Technical Meeting

Kamis, 18 Juli 2013


Peserta Tembus Angka 200 Orang

BANYUWANGI – Tujuh September mendatang, Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) – 3 bertemakan The Legend of Kebo-Keboan Blambangan akan digelar. Untuk mematangkan persiapan event yang menjadi pembuka perhelatan Banyuwangi Festival 2013 tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar technical meeting bagi peserta BEC di Pelinggihan Disbudpar. Plt Kepala Disbudpar Mohammad Yanuarto Bramuda bersama Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Sulihtiyono juga hadir untuk bertemu langsung dengan peserta yang sebagian besar terdiri dari pelajar itu.

Menurut Plt Kadisbudpar yang akrab disapa Bramuda, ada nilai lebih dalam BEC kali ini, yakni mulai meningkatnya nilai partisipasi masyarakat. Dari audisi pertama atau jalur mandiri yang diadakan 17 Juni lalu saja sudah ada 94 orang yang lolos. Dan hari ini, ditambah dari jalur sekolah, total jumlah peserta bahkan telah melebihi kuota yang ditetapkan. Dari 150 orang yang ditetapkan, kali ini telah menembus angka 200 orang. “Ini berarti keinginan adik-adik untuk menjadi public relation  (PR)-nya Banyuwangi sangat besar. Kalian secara tidak langsung juga menjadi duta wisata yang mempromosikan Banyuwangi ke dunia luar,”ujar mantan Kepala Bagian Organisasi Kantor Sekretariat Pemkab Banyuwangi  ini.   

Kadispendik Sulihtiyono menambahkan, keterlibatan para pelajar dalam event yang menggabungkan antara unsur tradisional dengan modernitas ini akan menjadi catatan prestasi non akademik bagi Dinas Pendidikan. Bahkan Sulihtiyono berjanji, meski mereka akan sering meninggalkan sekolah untuk fokus dalam kegiatan ini, mereka tetap akan mendapatkan perhatian khusus. Salah satunya tetap bisa mendapatkan pelajaran, dengan jadwal pelajaran yang schedule-nya akan diatur kemudian. Karena workshop ini bertepatan dengan puasa Ramadhan, jadwalnya juga akan diatur sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu ibadah puasa yang dijalankannya. Misalnya, koreografi akan dilakukan pada sore hari untuk menghindari peserta tidak terlalu capek atau haus.

Dalam technical meeting tersebut peserta langsung dibagi menjadi 3 kelompok sesuai sub tema, yakni Kebo Geni, Kebo Bayu Tirto dan Kebo Bumi. Nantinya secara bergiliran masing-masing kelompok akan mengikuti workshop selama 3 hari di Balai Diklat Perikanan di Desa Bangsring Kecamatan Kalipuro untuk belajar langsung mendesain kostum yang akan dikenakan, seni me-make up diri sendiri, pendalaman terhadap karakter tiap-tiap tokoh, dan koreografi. Sesuai jadwal, peserta yang membawakan karakter Kebo Geni (Kelompok I) akan mengikuti workshop pada 22 – 24 Juli. Kelompok II dengan lakon Kebo Bayu Tirto pada 25 – 27 Juli. Sedangkan kelompok III yang membawakan tokoh Kebo Bumi dijadwalkan pada 28 – 30 Juli. Tak hanya itu, ada satu kelompok lagi yang juga akan mengikuti workshop sehari (31 Juli), yaitu 50 peserta terbaik BEC 2012 dengan tema Re_ Barong Using. Mereka   nantinya dalam BEC-3 akan ditampilkan kembali untuk mengisi opening defile.

Sementara itu, salah satu peserta terbaik BEC-2 tahun 2012 Annisa Febby Chaurina menyatakan rasa senangnya berkesempatan untuk turun kembali di ajang BEC -3 tahun 2013. Sebelumnya, di tahun 2011, Febby juga ikut unjuk gigi di BEC – 1. “Saya merasakan perbedaan yang signifikan dari BEC yang digelar dari tahun 2011 hingga sekarang. Kami akui saat itu masih banyak kekurangan. Contohnya dari segi penonton,”terang Febby. Menurutnya, kala itu penonton masih begitu penasaran dengan BEC. Sehingga di sepanjang jalan yang dilalui, penonton bergerak merapat sampai-sampai peserta BEC terjepit. Tak jarang juga penonton yang menyerobot masuk ke tengah-tengah barisan karnaval hanya untuk berfoto bersama dengan peserta yang mengenakan kostum unik. “Dulu pengamanan terhadap peserta kurang, tapi semakin kesini penonton sudah cukup sadar diri dan tidak asal serobot seperti dulu. Apalagi di sepanjang rute juga dipasang besi – besi pengaman,”pungkas Febby yang juga menjadi Ketua Paguyuban Alumni BEC ini. (Humas & Protokol)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :