Mbah Udi, Pencipta Theme Song ITdBI Yang Asli Lare Using

Jumat, 13 Mei 2016


BANYUWANGI – Banyuwangi Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI), telah memasuki tahun kelima. Masyarakat pun selalu menyambut even ini dengan euforia. Selain barisan pembalap yang melintasi ruas-ruas jalan di Banyuwangi, lagu pengiring even ini pun selalu menjadi yang ditunggu masyarakat.

“Together we reach the dream, brotherhood all over the world. Itu adalah penggalan lirik lagu “Become The Best”, theme song  ITdBI. Lagu ini kerap menyapa telinga warga Banyuwangi selama lima tahun ITdBI dihelat.

Lagu yang liriknya berbahasa Inggris ini ternyata diciptakan oleh pemuda asal Banyuwangi asli Udianto, (44). Udianto yang kerap disapa Mbah Udi ini adalah seorang entertainer yang banyak memiliki keahlian, salah satunya di bidang aransemen musik.

Dituturkan dia, ide awal pembuatan theme song ini saat dirinya diajak bergabung kepanitiaan penyelenggaraan ITdBI tahun 2012 lalu.  Dalam benaknya saat itu berpikir bagaimana event ini bisa agak meraih. Lalu muncullah ide membuat theme song ITdBI.

"Akhirnya saya mencoba, ngutak atik gitar, ketemu musiknya, dan jadilah theme song ini. Dan saya coba tawarkan ke panitia, ternyata diapresiasi, dan dijadikan semacam jingle  balap sepeda milik Banyuwangi ini," tutur Mbah Udi.

Proses pembuatan lagu ini pun, kata sarjana teknik elektro ITATS ini, cukup singkat. Hanya 12 hari, dengan melibatkan rekan-rekannya yang semuanya lare Using. Mulai vokalis, pemain musiknya hingga proses rekaman lagu ini dilakukan di Banyuwangi.  

Lirik lagu berbahasa Inggris ini memang sangat rancak musiknya. Di intro awalnya dinyanyikan dengan nada orkestra, lalu muncul lengkingan tinggi khas suara penyanyi gandrung. Di tengah lagu, ada lirik yang dilantunkan dengan rap, lalu reff-nya menonjolkan rock.

"Sengaja saya buat semacam itu, yang bisa menggambarkan kejuaraan internasional yang tentunya ratusan manusia dari berbagai belahan dunia," jelas Udi.

Selama  gelaran ITdBI, theme song ini selalu diputar, baik start maupun finish. Begitu melekatnya, theme song ini telah menjadi lagu favorit dari kalangangan anak-anak sekolah hingga orang dewasa. Meski tak begitu hafal, masyarakat sangat suka dengan lagu heroik ini.

"Kalau Tour de Ijen berlangsung, saya pasti kangen mendengar lagu ini. Enak didengar lagunya. Together, we reach the dream," ujar Putra siswa SMP 2 Banyuwangi sambil berdendang mengikuti lagu yang sedang diputar panitia saat awarding ITdBI di Taman Blambangan.

"Saya bangga lagu saya dimainkan dan menjadi theme song tetap setiap ITdBI. Ini membuktikan masyarakat Banyuwangi bisa, dan yang terutama masyarakat Banyuwangi sendiri juga menerima," kata Udi dengan rendah hati.

Lirik lagu ini dibuat dalam bahasa Inggris yang menggambarkan keelokan Kawah Ijen. “Together we reach the dream, brotherhood all over the world, hiking, crossing the nature my Ijen Crater be accomplishment, your beauty will be remember forever, remember forever, forever to the top and become the best.

(Bersama kita mencapai mimpi, persaudaraan di seluruh dunia, mendaki, melintasi alam Kawah Ijen meraih prestasi, kecantikanmu akan kami ingat selamanya, ingat selamanya, selamanya untuk menjadi yang teratas dan yang terbaik), ini seakan membekas sekali bagi masyarakat.

Sebuah semangat yang dikobarkan lewat lagu untuk memberi spirit terus berpacu, terus mendaki, dan terus semangat mencapai prestasi. Namun tanpa meninggalkan kehangatan sebuah persaudaraan global. Together, we reach the dream. (humas)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :