Menangi IDSA, Banyuwangi Peroleh Reward dari Telkom
Jumat, 13 Juni 2014
BANYUWANGI – Sebagai jawara Indonesian Digital Society Award (IDSA) 2014, Kabupaten Banyuwangi akan memperoleh reward. Reward tersebut akan diberikan PT Telkom Indonesia sebagai mitra Pemkab Banyuwangi dalam pengembangan teknolog informasi dan komunikasi. Hal ini disampaikan Kandatel PT. Telkom Banyuwangi Putro Dewanto, usai melakukan pertemuan dengan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Rabu (11/6.
Putro mengatakan reward senilai Rp 100 miliar akan diterima Banyuwangi bersama sejumlah daerah lain yang meraih IDSA Award. “PT Telkom memberikan apresiasi kepada daerah-daerah yang menang penghargaan IDSA. Seratus miliar telah kami sediakan untuk didistribusikan pada 20 daerah atas komitmen mereka membangun daerahnya dengan teknologi informasi,” kata Putro.
Putro melanjutkan, reward tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang tunai namun diwujudkan dalam sejumlah infrastruktur pengembangan digital society. Infrastruktur apa yang akan dikembangkan, kata Putro, semua tergantung pada keinginan pihak pemda.
“Apa yang diusulkan tersebut nantinya akan dibahas ke kantor PT Telkom pusat untuk selanjutnya di tindaklanjuti apa yang menjadi kebutuhan Pemkab, baik infrastruktur fisik maupun aplikasi yang lebih advance. Tentunya semua usulan itu akan dikaji lebih dulu apakah memang sesuai kebutuhan dan kapasitas pemkab,” kata Putro.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Nur Agus Suharto menjelaskan salah satu pengembangan TIK yang diusulkan Pemkab ke Telkom adalah aplikasi internet pondok pesantren atau e-ponpes. Aplikasi ini untuk menunjang pendidikan di pondok pesantren dan meningkatkan aksesibilitas para santri terhadap informasi yang lebih luas. “Kami mengusulkan e-ponpes ini karena kontennya bisa memajukan pendidikan para santri,” ujar Agus.
Selain e-ponpes, lanjut Agus, pihak Banyuwangi juga akan meminta sejumlah pengembangan konten lainnya. Mulai dari konten e-zakat atau BAZIS online, SIAP online aplikasi di bidang pendidikan, dan traffic monitor system, sistem pemantau arus lalu lintas jalan. Di sisi infrastruktur, juga akan merencanakan penambahan jaringan kabel optik dan lokasi hot spot baru.
Ditambahkan Nur Agus, Telkom juga akan membantu mendorong pengembangan komunitas TIK dengan memanfaatkan Relawan TIK. Seperti Broadband Learning Center Alasmalang, Creative Camp, dan Wifi corner. “Relawan TIK ini akan melakukan sejumlah pendampingan UMKM seperti cara pemasaran lewat online dan bikin galerinya. Selain juga akan ada pengembangan SDM lewat seminar, bimtek, dan benchmark ke tempat yang pengembangan IT-nya maju,” pungkas Agus. (Humas Protokol)