Menpan Imbau PNS Tidak Ambil Cuti Usai Lebaran

Jumat, 24 Juni 2016


BANYUWANGI – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi, melakukan safari ramadhan ke sejumlah daerah di Pulau Jawa, salah satunya di Kabupaten Banyuwangi. Pada kunjungan itu, Yuddy menyampaikan agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak mengambil cuti usai libur lebaran agar pelayanan publik bisa optimal.

Ini karena PNS telah mendapat libur yang cukup panjang, selama 8 hari. Libur lebaran PNS dimulai sejak 3 hingga 10 Juli, termasuk empat hari cuti bersama. "Kami menghimbau kepada seluruh PNS, tidak ambil jatah cuti tahunan, yang digabungkan dengan cuti bersama lebaran ini,” kata Yuddy, saat melakukan kunjungan ke Kantor Polres Banyuwangi dalam rangkaian safari Ramadhannya, Jumat (24/6).

Menurut Yuddy apabila PNS libur dalam waktu lama, maka pelayanan publik bisa terganggu. Karena, dapat dipastikan saat masuk efektif tanggal 11 Juli, banyak warga yang membutuhkan pelayanan publik yang tertunda selama libur Lebaran.

Untuk itu Yuddy meminta kepada pejabat pembina kepegawaian, untuk tidak memberikan cuti kepada PNS yang pekerjaannya berhubungan langsung dengan pelayanan publik. 

"Saya minta pada gubernur, bupati/walikota untuk tidak memberikan cuti kepada pegawai di daerahnya, kecuali PNS di bagian imigrasi, bea cukai atau petugas lainnya yang saat Lebaran tetap bekerja/lembur. Ini baru  boleh cuti. Ini semua agar masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan prima," kata Alumni Universitas Indonesia itu.

Selain melarang mengambil cuti usai lebaran, Yuddy juga melarang penggunaan mobil dinas untuk mudik. Termasuk melarang para PNS menerima hadiah maupun parsel lebaran dalam bentuk apapun. “Kalau dulu PNS pakai mobil dinas masih kami toleransi sanksinya hanya mendapat teguran. Tapi sekarang sanksi kami pertegas dengan penurunan pangkat  atau pencopotan jabatan,” tutur Yuddy.

Dalam kesempatan itu, Yuddy juga menyampaikan bahwa hasil dari kunjungannya ke sejumlah daerah masih banyak ditemukan lemahnya pengawasan terhadap disiplin dan kinerja para aparat sipil. “Kesimpulan saya, pengawasan para pejabat pembina terhadap disiplin pegawainya masih rendah. Untuk itu, kami akan memperbaiki sistem absensi di seluruh instansi pemerintah dengan menggunakan sistem elektronik,” kata Yuddy.

Yuddy lalu menyempatkan mengunjungi Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil). Selain untuk mengecek layanan administrasi publik, dia juga mengecek sistem absensi Pemkab Banyuwangi. Di sana, dia melihat pemkab telah menerapkan absensi dengan sistem timer control dan finger print. Di mana absen digunakan sebagai instrumen penghitungan tunjangan karyawan.

Menanggapi anjuran dari Menpan, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan akan mengikuti petunjuk tersebut. Untuk menyiasati pelayanan usai lebaran, sejumlah kantor layanan publik mulai dari sekarang akan diperpanjang jam kerjanya.

Seperti yang terlihat di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Banyuwangi. Sejumlah staf sengaja lembur untuk menyelesaikan pekerjaan.

“Masyarakat kita juga sudah paham, di sini (Dispendukcapil) jelang lebaran masyarakat yang mengurus surat-surat semakin banyak. Bahkan antrian sudah dimulai sejak jam 06.00 sampai 16.00 ini masih ada. Staf Dispenduk pun memperpanjang jam kerjanya untuk bisa segera menyelesaikan biar tidak menumpuk saat masuk nanti,” kata Anas.

Terkait mobil dinas, Pemkab Banyuwangi sendiri sejak dua tahun lalu melarang penggunaan mobil dinas sebagai kendaraan mudik. Semua kendaraan plat merah wajib diparkir di halaman kantor pemkab, kecuali untuk kendaraan operasional khusus.

“Sudah lama kami terapkan, semua mobil dinas tidak boleh digunakan mudik selama lebaran. Kecuali kendaraan khusus, seperti mobil dishub, dinas pariwisata, dan dinas kebersihan boleh digunakan karena memang untuk tugas,” pungkas Anas.  

Dalam kesempatan tersebut, Yuddy mengunjungi sejumlah tempat di Banyuwangi. Antara lain, Desa Kampung Anyar Kecamatan Glagah yang merupakan salah pilot project Smart Kampung, Kantor Bea Cukai Banyuwangi. Menpan mengakhiri kunjungannya dengan berbuka puasa dilanjutkan dengan sholat taraweh di Pendopo Kabupaten Banyuwangi. (humas)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :