Miliki Background Pendidik, Mendikbud Diharap Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Sabtu, 19 Desember 2015


BANYUWANGI - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan tiba di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Genteng, Banyuwangi, Sabtu (19/12). Mengenakan setelan seragam batik Perguruan Guru Republik Indonesia (PGRI), Anies yang didampingi Pj Bupati Banyuwangi Zarkasi disambut gempita oleh ribuan guru Banyuwangi. Saat Anies berjalan menuju lokasi, para pengajar tersebut saling berebut agar bisa berfoto selfie dan berjabat tangan dengannya. Mereka pun setengah berteriak sembari memanggil pak menteri, pak menteri. Para pengajar tersebut sengaja menunggu kehadiran Menteri Anies satu jam sebelum kedatangan. Mereka mengaku ingin melihat dari dekat penggagas gerakan Indonesia Mengajar ini. "Saya memang menyempatkan hadir. Penasaran, karena setau saya pak menteri ini pintar, apalagi latar belakangnya yang juga seorang pendidik. Mana fisiknya oke," ujar Ninik Endah, pengajar SMPN 4 Genteng Banyuwangi sambil terkekeh. Para pengajar ini tak hanya mengambil gambar Menteri Anies ketika memasuki lokasi. Saat Anies berpidato pun, puluhan pengajar yang didominasi perempuan ini merengsek maju untuk mengambil gambar. Hingga Anies melontarkan kalimat, "Ibu-ibu tolong berhenti sebentar fotobya, saya susah konsentrasi kalau semua maju gini," kelakar Anies. Kehadiran Anies di peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 70 ini memang terasa istimewa bagi para ribuan guru ini. Anies di mata mereka adalah menteri yang tepat menduduki posisi ini karena latar belakangnya yang banyak berkiprah di bidang pendidikan. Anies adalah salah satu dosen di perguruan tinggi di Indonesia, juga mantan Rektor Universitas Paramadina. "Semoga Pak Anies dengan background pendidiknya mampu membawa pendidikan Indonesia maju dan berkualitas. Sehingga generasi emas 2025 bisa terwujud," harap Ninik. (Humas protokol)


Berita Terkait

Bagikan Artikel :