Mirsamad Pourseyedigolakhair Tercepat di BTDI 2013
Kamis, 7 November 2013
BANYUWANGI - Mirsamad Pourseyedigolakhair, pembalap Iran dari Tabriz Petrochemical Team berhasil menjadi pembalap tercepat dalam ajang Banyuwangi Tour De Ijen 2013. Atas prestasinya itu ia berhak menyandang penghargaan paling bergengsi di ajang balap sepeda yakni Yellow Jersey. Catatan waktunya selama empat etape Tour De Ijen menjadi yang terpendek dari pembalap lain yaitu 16 jam 11 menit dan 43 detik.
Meskipun hanya fiinish di urutan keempat pada etape keempat, Selasa (5/11/2013), sudah cukup bagi Pourseyedigolakhair untuk mengamankan yellow jersey. Pourseyedi unggul atas John Kronborg Ebsen dari Danish District Team dengan selisih 1 menit dan 20 detik. Sedangkan pemenang etape keempat, Rahim Emami di posisi ketiga dengan gap 5 detik di belakang Ebsen. “Tiap rute tanjakan memiliki tantangannya tersendiri. Namun ini tanjakan terberat yang saya rasakan, stamina yang tangguh sangat penting untuk lolos pada etape ini,” cetus Pourseyedigolakhoir.
Sedangkan pemegang yellow jersey di tiga etape sebelumnya, Jason Christie dari tim OCBC Singapura harus gigit jari. Pada stage penentuan, rider asal Selandia Baru ini tercecer dan hanya finish di posisi ke-36.
Sukses Pourseyedigolakhoir meraih yellow jersey kian lengkap karena timnya, Tabriz menjadi juara untuk kategori tim. Pada stage terakhir, Tabriz menempatkan dua pembalapnya di 10 besar. Mereka adalah Pourseyedigolakhoir di posisi keempat dan Ghader Mizbani di peringkat ketujuh.
Dalam Team General Classification, Tabriz unggul 2 menit dan 10 detik atas RTS Santic dari Taipei. Sedangkan BRCC Banyuwangi di tempat ketiga dengan selisih 9 menit dan 55 detik dari Tabriz. Sukses BRCC cukup membanggakan karena tim Banyuwangi ini mampu menaklukkan tim-tim sepeda internasional lainnya.
Sementara itu, untuk best indonesia rider atau white jersey, diraih Taufik dari BRCC. Taufik mengungguli dua rekan setimnya, Tonton dan Warseno. Sedangkan gelar raja sprinter atau green jersey masih disandang Mat Amin Shahrul dari Terengganu Malaysia. Red jersey, tanda untuk raja tanjakan disematkan pada juara etape keempat, Rahim Emami. (Humas Protokol)