Mutasi Pejabat, Bupati Perkuat Konsolidasi Internal

Rabu, 5 Juni 2013


BANYUWANGI –  Setelah ditetapkan sebagai salah satu daerah pilot project reformasi birokrasi oleh Kemenpan-RB, Bupati Abdullah Azwar Anas terus melakukan perbaikan internal untuk peningkatan kinerja aparat derah. Kali ini Bupati Abdullah Azwar Anas melakukan mutasi sekaligus pengambilan sumpah jabatan puluhan pejabat esselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Banyuwangi di Pendopo Shaba Swagata, Rabu (5/6). Mutasi tersebut ikut disaksikan oleh Sekkab Slamet Kariyono.

Pada mutasi tersebut 67 pejabat Pemkab mengalami penyegaran baik promosi maupun pergeseran posisi. Dari dalam lingkungan sekretariat daerah (setda) mutasi tersebut antara lain mengisi kekosongan jabatan Asisten Pemerintahan yang sebelumnya diiisi oleh pelaksana tugas sementara (Plt). Posisi tersebut diisi oleh Choirul Ustadi yang pada mutasi ini mengalami promosi jabatan. Sebelumnya Ustadi adalah pejabat esselon III dengan posisi  Kepala Satpol PP.  Dengan mutasi ini otomatis pangkat Ustadi naik menjadi esselon II. Selain itu Budi Santoso menjabat Kepala Bagian Organisasi menggantikan Mohamad Yanuarto Bramuda yang naik menjadi Sekretaris pada Dinas Kebudayaaan dan Pariwisata. Kasubbag Protokol pada bagian Humas dan Protokol juga mengalami penyegaran dengan diisi oleh pejabat baru yakni mantan ajudan Bupati, Bibin Widyatmoko.

Sedangkan dari luar Setda, pejabat esselon II yang mengalami pergesaran posisi adalah Suprayogi yang sebelumnya menjabat kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Dengan adanya mutasi, Suprayogi menempati posisi baru sebagai Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika Kabupaten Banyuwangi.  Pejabat lainnya yang menjalani mutasi antara lain Fajar Suasana yang menempati posisi baru sebagai Inspektur Pembantu Wilayah I Inspektorat dan Susanto Wibowo, sebagai sekretaris pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD). Juga ada dr. Wiji Lestariono sebagai Sekretaris Kepala Dinas Kesehatan,  Akhmad Kholid sebagai Camat Muncar, dan Edy Supriyono menempati posisi Camat Kalibaru.

Usai melantik semua pejabat, Bupati Anas menyampaikan jika mutasi kali ini dilakukan sebagai upaya membangun kolektifitas dan memperkuat konsolidasi di dalam tubuh Pemkab Banyuwangi. Selama ini, menurut Bupati, proses birokrasi di lingkungan Pemkab Banyuwangi telah berjalan dengan baik. Namun meminjam istilah persepakbolaan, untuk mendapatkan goal terbanyak, perbaikan taktik dan strategi baru harus terus dilakukan. “Kami ingin orang yang sudah sukses disatu tempat bisa membawa kesuksesan itu di tempat barunya, sedangkan bagi yang kurang  berhasil di tempat lama bisa mengambil peluang di tempat baru untuk berhasil,” kata Bupati.

Bupati juga menyatakan pada periode yang dipimpinnya kali ini, semua sektor memiliki peran yang sama pentingnya dalam keberhasilan pembangunan di Banyuwangi. Dan semua mengemban tanggung jawab yang sama beratnya dalam membangun kolektifitas. “Kami benar-benar memperhitungkan apakah seorang sudah tepat untuk mengisi suatu jabatan. Karena itu kami minta agar ditempat baru semua pejabat bisa memaksimalkan formasi yang ada, memperkuat konsolidasi dan kerja kolektif serta adanya komitmen serius dalam kinerja kedepan,” pinta Bupati.

Terkait dengan komitmen pejabat, Bupati juga menyampaikan akan melakukan evaluasi terhadap kinerja setiap orang setiap tiga bulan sekali.  Evaluasi itu antara lain melihat capaian-capaian kinerja serta penyerapan anggaran. (Humas & Protokol)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :