Ny Kartini Zarkasi Canangkan Kesatuan Gerak PKK dan KB Kesehatan 2015
Rabu, 16 Desember 2015
BANYUWANGI - Setelah program inovasi Lahir Procot Pulang Bawa Akta, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus melakukan peningkatan pelayanan masyarakat di bidang keluarga berencana. Bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuwangi dan Badan Pemberdayaan Perempuan & Keluarga Berencana (BPP-KB), pemerintah kembali mencanangkan program kesatuan gerak PKK KB Kesehatan Tahun 2015.
Pencanangan ini dilaksanakan, di Balai Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Rabu (16/12) oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuwangi, Kartini Zarkasi. “Inovasi terhadap pelayanan masyarakat terus dilakukan di Banyuwangi. Melalui kesatuan gerak PKK- KB- Kesehatan, kita akan wujudkan keterpaduan dan langkah nyata dalam upaya meningkatkan kualitas keluarga Indonesia, khususnya Banyuwangi,” kata Ny Kartini Zarkasi, ketika membuka kegiatan tersebut.
Adapun kegiatan yang akan kita laksanakan dalam program ini, kata Kartini, antara lain program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK), kependudukan dan KB serta pembangunan keluarga, pemberdayaan masyarakat dan kesehatan.
“Sebagaimana kita ketahui, kesehatan adalah investasi terbesar dalam kehidupan manusia. Karena itu sudah selayaknya pemerintah memberikan menyatukan layanan yang mencakup semua aspek. Dan program ini sebagai upaya mendukung program Millenium Development Goals (MDGs), dengan fokus pada upaya memperkuat dawawisma dan posyandu,” kata Kartini Zarkasi.
Kegiatan yang diikuti seluruh kader PKK se Banyuwangi ini, juga dihadiri Pj Bupati Banyuwangi, Zarkasi beserta sejumlah pejabat teras pemkab. Dalam sambutannya, Pj Zarkasi menambahkan, pentingnya melakukan kegiatan ini untuk mendukung suksesnya program pembangunan pemerintah khususnya menekan laju pertumbuhan penduduk.
Saat ini, kata Pj Pj Bupati Zarkasi, Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) secara nasional sebesar 1,49 persenn, Provinsi Jawa Timur 0,76 persen dan Kabupaten Banyuwangi berdasarkan SP 2010 0,45 persen. Ini menunjukkan bahwa Total Fertilty Rate (TFR) dan LPP Banyuwangi berada di bawah rata-rata nasional dan provinsi.
“Saya harapkan program-program yang telah kita canangkan bisa kita lakukan dengan baik agar memberikan membuahkan hasil sesuai yang kita targetkan,” ujar Pj Bupati. (Humas & Protokol)